Breaking News:

Suasana Umat Muslim Ikut Sholat Ied di Mesjid Nurul Jihad Borong

Sekitar 1000 lebih Umat Islam mengikuti sholat ied dalam perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah Tahun 2021 di Masjid Nurul Jihad

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Umat muslim sedang mengikuti sholat Id di mesjid Nurul Jihad Borong. 

POS-KUPANG.COM | BORONG---Sekitar 1000 lebih Umat Islam mengikuti sholat ied dalam perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah Tahun 2021 di Masjid Nurul Jihad, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Rabu (13/5/2021).

Pantauan POS-KUPANG.COM, di Mesjid Nurul Jihad Borong, terlihat sholat Id itu dimulai sekitar pukul 06.30 Wita. Bertindak selaku imam, Hasnul Basri Amir dan khatib, Bahaji Ibrahim serta diikuti lebih dari sekitar 1.000 umat muslim.

Tanpak terlihat karena gedung mesjid tidak bisa menampung semua umat, panita kemudian membuka tenda (kema) pada halaman depan mesjid untuk ditempati umat muslimah mengikuti sholat tersebut.

Tanpak para umat juga mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19, dimana umat datang wajib mencuci tangan dan memakai masker. Bagi yang tidak memakai masker diberikan masker secara gratis dari panitia.

Baca juga: Anggota TNI Gadungan Tipu Warga Ende, Ini Peringatan Kapolres Ende

Baca juga: 7 Warga Israel Tewas, Balasan Pasukan Bintang Daud Tewaskan 100 Pejuang dan Warga Palestina

Selama proses sholat Id berlangsung juga dijaga oleh aparat keamanan yakni dari Polisi, TNI, Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP.

Khatib, Bahaji Ibrahim, dalam kotbahnya mengatakan, semoga Allah membalas amal ibadah umat muslim di bulan suci Ramadhan tahun ini dengan pahala dan surganya Allah. Amin.

"kita bisa menuaikan sholat Id bersama keluarga tercinta di mesjid ini. Hari ini merupakan hari kemenangan bagi insan beriman yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan selama 1 bulan penuh,"ungkap Bahaji.

Baca juga: Pelaksanaan UAS di Kabupaten Malaka Sukses

Baca juga: Tak Kenal Lelah, NTT Terus Rawat Toleransi Meski Digempur Bencana

Bahaji juga mengatakan, Perjuangan di bulan Ramadhan adalah sebuah perjuangan keimanan. Iman seorang umat muslim lebih diuji apakah lebih mengikuti ajaran setan atau lebih mengikuti perintah Allah untuk mendapatkan predikat orang-orang yang bertakwa.

"Jujur masih ada orang yang ada di sekitar kita yang mengaku diri Islam dengan gampang tidak berpuasa dan terkadang tidak malu dengan makan dan minum di tempat umum,"ungkap Bahaji.

Dikatakan Bahaji, janganlah kita menyombongkan diri sendiri, karena Allah telah melarang untuk berlaku sombong. Sebab berawal dari kesembongan dan tidak mau menaati perintah Allah inilah sehingga kaum-kaum terdahulu disiksa dengan segala macam bencana seperti gempa bumi, banjir bandang, gunung meletus, angin topan dan berbagai jenis penyakit sama halnya dengan yang kita alami saat ini virus Corona yang telah merenggut nyawa berjuta-juta umat manusia di muka bumi ini.

Karena itu, Bahaji, meminta agar umat tanggalkanlah segala keangkuhan dan kesombongan yang ada dalam diri.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved