Kamis, 9 April 2026

Kapolres Ngada dan Anggota Sholat Idul Fitri Bersama Masyarakat

Kapolres Ngada, AKBP. Rio Cahyowidi bersama dengan staf dan anggota Bhayangkari Cabang Ngada beserta anggota keluarga melaksanakan sholat hari raya id

Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/
Suasana pelaksanaan sholat idul fitri di Mapolres Ngada. Gambar diambil, Kamis (13/5/2021). 

Kapolres Ngada dan Anggota Sholat Idul Fitri Bersama Masyarakat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | BAJAWA- Kapolres Ngada, AKBP. Rio Cahyowidi bersama dengan staf dan anggota Bhayangkari Cabang Ngada beserta anggota keluarga melaksanakan sholat hari raya idul fitri 1442 Hijriah di Lapangan Apel Mapolres Ngada, Kamis (13/5/2021)

Pelaksanaan sholat idul fitri di Mapolres Ngada merupakan hasil rapat bersama dengan para pihak dalam rangka pembagaian zonasi pelaksanaan sholat id di wilayah Kota Bajawa.

Tampil sebagai imam dan khotib pada pelaksaan sholat dilapangan apel Mapolres Ngada yakni Hakim Pengadilan Agama Ahmad Taujan dzul Farhan, S.H.

Selain personil polres Ngada, turut melaksanakan sholat id dilapangan apel Mapolres Ngada diantaranya umat muslim yang bermukim di Sekitaran Mapolres Ngada yang berjumlah sekitar 200 orang.

Tema khotbah pada pelaksanaan sholat id di Mapolres Ngada yakni "Mawas Diri Pada Musuh Terbesar Ummat Manusia Yaitu Hawa Nafsu, Sebagai Musuh Yang Tidak Pernah Berdamai Dengan Ummat Manusia".

Dalam khotbahnya, Hakim Pengadilan Agama Ahmad Taujan dzul Farhan mengatakan, menjadi insan muttaqin pasca ramadhan adalah harapan dari setiap orang.

Insan yang dalam Idul Fitri ini menampakan tiga hal sebagai pakaiannya yaitu menahan diri dari hawa nafsu, memberi maaf kepada orang lain, dan berbuat baik kepada semua umat manusia.

Baca juga: Ribuan Umat Muslim Ikut Sholat Id di Mesjid Nurul Jihad Borong - Manggarai Timur

"Pesan ramadhan ini terlukiskan pada detik-detik terakhir ramadhan, ketika umat muslim mengeluarkan zakat fitrah untuk para fakir miskin, sebagai tali silaturahmi serta semangat untuk berbagi," ungkapnya.

Menurut Ahmad, semangat zakat fitrah harus melahirkan kesadaran untuk menolong antara orang kaya dan orang fakir miskin, antar yang berkecukupan dan yang hidup kesehariannya kekurangan.

"Pada momentum idul fitri ini, bukan hanya pakian yang baru, akan tetapi gagasan-gagasan baru juga harus dikedepankan untuk mengetaskan masalah sosial yang selama ini membelenggu kemajuan ummat, bangsa dan negara pada umumnya," ungkapnya.

Diakhir khotbahnya, Ahmad meminta agar bersama-sama memikul tanggung jawab untuk dapat meralisasikan ketiga pesan ramadhan kedalam bingkai kehidupan nyata.

"Dengan bersama sama memgendalikan hawa nafsu kita, untuk tidak terpancing pada hal-hal yang terlarang dan merugikan orang lain, kita jalin hubungan silaturahmi tanpa membeda bedakan status sosial, serta dengan semangat untuk membangun sebuah sistem sosial yang bermartabat, berkeadilan dan sejahtera," pungkasnya.

Kegiatan sholat id di lapangan apel Mapolres Ngada, dilaksanakan dari awal sampai akhir dengan megikuti prosedur Protokol Kesehatan Covid-19. (mm)

Baca juga: 11 Napi di Rutan Kelas II Bajawa Dapat Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

Baca juga: Tiga Pelaku Penggeroyokan Silvester Hingga Tewas  di Nebe-Sikka Telah Ditahan

Suasana pelaksanaan sholat idul fitri di Mapolres Ngada. Gambar diambil, Kamis (13/5/2021).
Suasana pelaksanaan sholat idul fitri di Mapolres Ngada. Gambar diambil, Kamis (13/5/2021). (POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved