Ini Jumlah Pasien Covid-19 di Sumba Timur yang Telah Sembuh
saat ini total pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 1.071 orang dan masih terdapat 219 pasien yang dirawat
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Ini Jumlah Pasien Covid-19 di Sumba Timur yang Telah Sembuh
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Sampai dengan saat ini 1.071 dari total 1.331 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur yang sudah sembuh. Sementara 219 pasien masih dalam perawatan.
Data yang diperoleh dari Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Selasa 11 Mei 2021 malam, menyebutkan, sampai saat ini total pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 1.071 orang dan masih terdapat 219 pasien yang dirawat.
Sedangkan jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 41 orang.
Baca juga: Ini Penegasan Dandim 1601 Sumba Timur kepada Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri Harus Disiplin
Pada Selasa 11 Mei 2021, terjadi penambahan jumlah pasien yang mengalami kesembuhan, yakni ada 29 orang.
Ke-29 pasien yang sembuh itu berasal dari Kecamatan Kota Waingapu 1 pasien, Kambera 7 pasien, Pandawai 7 pasien, Kanatang 1 pasien, Umalulu 9 pasien dan Kecamatan Tabundung 4 pasien.

Jumlah sampel yang diambil untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR), Tes Cepat Molekuler (TCM) dan rapod Antigen sebanyak 8.171 sampel.
Dari jumlah itu, hasil laboratorium 6.050 sampel negatif, 2.048 sampel terkonfirmasi positif dan 73 sampel belum ada hasil PCR.
Baca juga: Bupati Sumba Timur Pastikan Tidak Ada Pemudik Lewat Udara
Sedangkan pasien positif yang dirawat saat ini sebanyak 219 itu terdiri dari 18 pasien diisolasi di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, 11 pasien di Hotel Cendana dan 190 pasien melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana mengatakan, kasus Covid-19 di Sumba Timur masih termasuk tinggi.
"Kasus di Sumba Timur masih tinggi, karena itu, kita semua jangan lengah. Tetap taati protokol kesehatan," kata Chrisnawan.
Dikatakan, dari total pasien yang dirawat, dominan pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Karena itu, kita harapkan agar mereka yang isolasi mandiri tetap mematuhi protokol kesehatan.
Pengawasan juga harus dilakukan semua elemen," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)