Bupati Belu, Agus Taolin Buka Gema Takbiran di Masjid Hidayatullah di Atambua

Gema Takbiran Masjid Besar Hidayatullah diawali dengan Kalam Ramadan oleh Ustad Muslimim Sone dilanjutkan dengan doa oleh Ustad Firdaus Sanusi. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Gema Takbiran Masjid Besar Hidayatullah diawali dengan Kalam Ramadan oleh Ustad Muslimim Sone dilanjutkan dengan doa oleh Ustad Firdaus Sanusi.  

Bupati Belu, Agus Taolin Buka Gema Takbiran di Masjid Hidayatullah di Atambua

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD membuka gema takbir menyambut 1 Syawal 1442 Hijriah di Masjid Agung Hidayatullah Atambua, Rabu 12 Mei 2021 pukul 20.00 Wita.

Gema Takbiran Masjid Besar Hidayatullah diawali dengan Kalam Ramadan oleh Ustad Muslimim Sone dilanjutkan dengan doa oleh Ustad Firdaus Sanusi. 

Kemudian laporan Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Hj Abdullah Balajan,  sambutan Ketua Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belu, Kaliman Lamarobak dan pembacaan surat keputusan Menteri Agama RI tentang tanda masuk 1 Syawal 1442 H. 

Baca juga: Mutiara Ramadan: Ramadan Sebagai Sarana Pembentukan Manusia yang Berakhlakul Karimah

Selanjutnya, sambutan Bupati Belu, dr. Agus Taolin sekaligus membuka Gema Takbiran yang ditandai dengan pemukulan bedug takbiran sebagai tanda masuk 1 Syawal 1442 H, diiringi Tim Gema Takbiran Remaja Masjid Besar Hidayatullah.

Gema Takbir menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 berlangsung khidmat dan meriah. Hadir saat itu, Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh, Dandim 1605 Belu, Danyonif 744/SYB, Dansatgas RI-RDTL Sektor Timur, 
para takmil, imam masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat.

Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Hj Abdullah Balajan dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kepada Bupati Belu dan pimpinan forkopimda plus Kabupaten Belu. 

Menurut Abdullah, gema takbiran merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Tahun 2020, Gema Takbiran dilaksanakan di rumah masing-masing. Gema takbiran dapat dilaksanakan lagi di Masjid tahun 2021 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan

Baca juga: Bupati TTU : Pelaksanaan Sholat Id Diselenggarakan di Masjid Masing-masing

Selain itu, gema takbiran hanya berpusat di Masjid dengan jumlah orang terbatas serta tanpa pawai keliling kota.

Menurut Abdullah, pelaksanaan sholat Idul Fitri di Kabupaten Belu berlangsung di 11 masjid, Kamis 13 Mei 2021 pukul 06.30 Wita.

BUKA GEMA TAKBIR---Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD membuka gema takbir menyambut 1 Syawal 1442 Hijriah di Masjid Agung Hidayatullah Atambua, Rabu (12/5/2021) malam.
BUKA GEMA TAKBIR---Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD membuka gema takbir menyambut 1 Syawal 1442 Hijriah di Masjid Agung Hidayatullah Atambua, Rabu 12 Mei 2021) malam. (POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Panitia sudah mempersiapkan sarana protokol kesehatan yakni, menyiapkan masker tempat cuci tangan, alat ukur suhu, mengatur jarak.

Panitia juga sudah menghimbau kepada semua umat Islam yang mengikuti sholat Idul Fitri agar wajib menggunakan masker, mencuci tangan dan ukur suhu badan

Abdullah menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Belu yang telah memberikan bantuan masker ke 11 masjid yang akan menjadi tempat sholat Idul Fitri kali ini. Masker tersebut akan disiapkan bagi umat Islam yang mungkin saat datang ke masjid tidak membawa masker. 

Baca juga: Masjid Agung Nurul Falaq di Manggarai Barat Siap Gelar Salat Ied Terapkan Prokes

Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD dalam sambutannya singkatnya menyampaikan selamat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H.

"Selamat merayakan Idul Fitri bagi umat Islam di Kabupaten Belu. Mohon maaf lahir batin. Semoga Idul Fitri menjadi awal bagi seluruh umat Islam untuk sama-sama dengan pemerintah dan elemen lain membangun Kabupaten Belu supaya terwujudnya masyaraka Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif", harap Bupati Agus Taolin.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved