Breaking News:

Berita Belu Bersinar

Robert Simbolon: Ubah Stigma Tertinggal Menuju Daerah Maju

Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Perbatasan BNPP RI, Drs. Robert Simbolon, MAP mengajak pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu untuk menduku

Robert Simbolon: Ubah Stigma Tertinggal Menuju Daerah Maju
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
RAPAT---Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Perbatasan BNPP RI, Drs. Robert Simbolon, MAP didampingi  Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD saat memimpin rakor dan Konfirmasi Rencana Aksi Pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021 di Lantai III PLBN Motaain, Rabu (5/5/2021).

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Perbatasan BNPP RI, Drs. Robert Simbolon, MAP mengajak pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu untuk mendukung program pemerintah pusat di bidang pengembangan perekonomian di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Program yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021 merupakan upaya pemerintah untuk mempercepatan pembangunan ekonomi pada kawasan perbatasan negara. 

Dengan demikian, stigma daerah perbatasan negara sebagai bagian dari daerah tertingal, terbelakang, miskin, terisolasi harus segera diubah menjadi daerah maju dan masyarakatnya hidup sejahtera.

"Presiden Jokowi menginginkan agar wajah perbatasan diubah sehingga stigma, simbol atau cap bahwa perbatasan negara adalah bagian dari daerah tertingal, terbelakang, yang nota bene didalamnya terdapat orang miskin bahkan termiskin, dan terisolasi itu harus kita akhiri", kata Robert Simbolon dalam sambutannya saat acara pembukaan Rapat Koordinasi dan Konfirmasi Rencana Aksi Pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021 di Lantai III PLBN Motaain, Rabu (5/5/2021).

Menurut Simbolon, sejak periode pertama, Presiden Jokowi sudah menegaskan dan berkomitmen untuk membangun Indonesia dari pinggiran yang menjadi nawa cita ketiga. Semangat ini terus dilakukan pemerintah pusat dan menjadi landasan kerja pemerintah untuk mengurus wilayah perbatasan negara.

Simbolon mengemukakan, terbitnya Inpres Nomor 1 Tahun 2021 ini karena Presiden Jokowi menghendaki kemajuan di perbatasaan negara yang berdaya saing serta memiliki kemampuan untuk berhadap-hadapan dengan kemampuan di negara tetangga.

Daya saing harus dibangun di perbatasan negara, baik daya saing tingkat nasional maupun daya saing di tingkat masyarakat. 

"Alangkah ironisnya kalau kita pada tingkat negara hebat, kuat, maju bahkan kita sering mendapat prestasi tetapi di tingkat masyarakat kita tidak memiliki kemampuan berdaya saing dengan masyarakat di negara tetangga,” ujar mantan Penjabat Gubernur NTT ini.

Lanjut Simbolon, Presiden Jokowi dalam rapat terbatas menginginkan agar kita selalu bekerjasama mewujudkan perbatasan negara sebagai halaman depan atau beranda negara.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved