Muncul Lagi Kekaisaran Sunda Nusantara Setelah Sunda Empire dan Kerajaan Kutai Mulawarman
Sebelumnya Kerajaan Sunda Empire yang muncul pada tahun 2020 sempat menarik perhatian khalayak.Di tahun yang sama, muncul lagi sebuah kerajaan yang ta
Penulis: John Taena | Editor: John Taena
POS-KUPANG.COM - Sebelumnya Kerajaan Sunda Empire yang muncul pada tahun 2020 sempat menarik perhatian khalayak.
Toto Santosa, pemimpin Keraton Agung Sejagat, bersama istrinya, Fanni Aminadia dan Sekretaris Jenderal De Heren XVII Sunda Empire, Rangga Sasana serta para pengikutnya ramai diberitakan oleh media tanah air.
Baca juga: Ditilang Ditlantas Polda Metro Jaya Pria Ini Mengaku Sebagai Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara
Di tahun yang sama, muncul lagi sebuah kerajaan yang tak kalah menarik perahatian media massa kala itu, yakni Kerajaan Kutai Mulawarman.
Kerajaan yang satu ini sampai mendapat reaksi dari Perkumpulan Kerajaan Kutai Mulawarman di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.
Perkumpulan Kerajaan Kutai Mulawarman kala itu angkat bicara setelah ramai disebut sebagai kerajaan baru, mirip Sunda Empire dan King of The King.
Iansyahrechza atau disapa Raja Labok, Raja Kutai Mulawarman, di Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, menjelaskan, perkumpulan yang dia pimpin telah mengantongi SK menteri hukum dan HAM nomor AHU-0067708.AH.01.07 Tahun 2016 tentang pengesahan pendirian badan hukum.
Selain itu, Labok juga menjelaskan, tujuan dari perkumpulannya tersebut adalah melestarikan adat budaya setempat.
Baca juga: Siapa Sangka? Ternyata Pimpinan Tertinggi Sunda Empire Seorang Perempuan, Seperti Ini Penampilannya
Di tahun 2021, muncul lagi sebuah kerajaan yakni Kekaisaran Sunda Nusantara.
Bermula dari sebuah Mitsubishi Pajero yang bernomor polisi aneh yakni, SN-45-RSD, yang dikemudikan oleh seorang pria yang diketahui bernama Rusdi Karepesina (55).
Melihat kendaraan bernomor Polisi yang aneh itu, Ditlantas Polda Metro Jaya lalu menindak pengemudi Mitsubishi Pajero SN-45-RSD, Rusdi Karepesina (55).
Kala itu sang pengemudi mengaku sebagai seorang Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan Rusdi tidak bersikap kooperatif saat ditilang.
"Menurut petugas yang menangkap, yang mengamankan, pada saat diperiksa pengemudi ngotot bahwa dia menggunakan STNK dan SIM yang sah menurut kerajaan nusantara," kata Sambodo di Gedung Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/5/2021).
Baca juga: Setelah Sunda Empire, Kini Muncul Kerajaan Kutai Mulawarman di Kaltim, Raja Labok Angkat Suara
Rusdi sendiri diketahui ditilang polisi di Jalan Tol Cawang pukul 11.00 WIB.
Saat itu petugas melihat kendaraan yang dikemudikan Rusdi menggunakan pelat nomor polisi berwarna biru dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/45r.jpg)