Breaking News:

Dinas Pertanian dan Pangan Sumba Timur Siapkan Lahan Budidaya Jagung Pasca Bencana

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur tengah mempersiapkan lahan untuk budidaya tanaman jagung pasca bencana

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Plt. Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mb. Muku,S.P, M.Si 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Pihak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur tengah mempersiapkan lahan untuk budidaya tanaman jagung pasca bencana.

Penanaman simbolis perdana direncanakan akan dilakukan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mb. Muku, S.P, M Si Selasa (4/5/2021).

Menurut Oktavianus, sesuai rencana, Gubernur NTT akan melakukan penanaman perdana jagung di Lambanapu, Kecamatan Kambera. Penanaman jagung ini juga merupakan program dari Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dan dilaksanakan pasca bencana alam banjir dan Siklon Tropis Seroja.

Baca juga: JADWAL MotoGP Prancis 2021, Marc Marquez Berharap Masih Bisa Tampil di Sirkuit Le Mans, Ada Apa?

Baca juga: Menko PMK Didampingi Mensos Monitoring dan Serahkan Bantuan Bagi Para Korban Bencana di NTT

"Kita sedang persiapkan lahan untuk pelaksanaan tanam jagung secara simbolis oleh bapak Gubernur NTT. Selain lahan, kita juga pastikan air untuk budidaya jagung tersebut," kata Oktavianus.

Dijelaskan, penanaman perdana itu sebagai efek dari kerusakan Bendung Kambaniru akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Penanaman jagung ini akan memanfaatkan air irigasi dari Bendung Kambaniru yang dialirkan secara darurat.

"Namun, kita juga telah siapkan mesin pompa air sebanyak tujuh unit,sambil menunggu upaya perbaikan Bendung Kambaniru," katanya.

Baca juga: Solusi Tepat Penanganan Covid - 19 Pasca Badai Seroja di NTT

Baca juga: Pemprov NTT Buka Posko Pengaduan THR SPSI Kawal Pengusaha Bayar THR

Dikatakan, ketika kunjungan Gubernur NTT, Bupati Sumba Timur telah memerintahkan dirinya agar mempersiapkan penanaman perdana jagung.

"Perintah pak bupati kepada rekanan supaya dalam waktu satu minggu ini sudah bisa diairi walaupun sifatnya darurat, tapi minimal agar kegiatan masyarakat petani bisa berjalan.
Pak gubernur dan pak bupati juga perintahkan saya sebagai kepala dinas untuk melakukan penanaman perdana efek dari perbaikan kerusakan bendungan itu," ujarnyanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Oby Lewanmeru)

Berita Sumba Timur

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved