Breaking News:

Berikut Data Covid-19 di Kota Kupang Per Hari ini, 4 Mei 2021

Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Kupang, NTT belum menunjukan adanya tanda-tanda pemulihan yang cukup drastis

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ernest Ludji 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT) belum menunjukan adanya tanda-tanda pemulihan yang cukup drastis.

Juru bicara satuan tugas (satgas) penanganan Covid-19 di Kota Kupang, Ernest Ludji, mengatakan hingga saat ini total kasus covid-19 di Kota Kupang sebanyak 6. 703 orang , dinyatakan sembuh 6. 326 orang atau Recovery rate 94,4%.

Sementara itu, pasien yang dinyatakan meninggal dunia sebanyak 172 orang atau 2,6% dan masih dirawat 205 orang atau 3,1%.

"Rincian Kasus yang masih dirawat Laki-laki 85 orang, Perempuan 120 orang, Isolasi Mandiri 186 orang dan Isolasi Rumah Sakit 19 orang," tulis Ernest, Selasa,(4/5/2021).

Baca juga: Pembukaan Musrenbangnas 2021, Jokowi Tekankan Pada Penggunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Baca juga: Ikan Air Tawar Desa Liang Sola Kabupaten Mabar Diburu Pembeli

Jumlah pasien tersebut tersebar di lima kecamatan dengan rincian kecamatan Alak 21 orang, Kelapa Lima 30 orang, Kota Lama 19 orang, Kota Raja 31 orang Maulafa 33 orang dan kecamatan Oebobo 71 orang.

Penyebaran kasus covid ini menyebabkan sebanyak 80,4 % turut terdampak. Data bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu berdasarkan keadaan di lapangan.

Sebelumnya, pemerintah kota Kupang kembali melakukan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mencegah penyebaran covid-19, apalagi menjelang libur idul Fitri tahun ini.

Baca juga: Pemkot Kupang Kembali Batasi Aktivitas Masyarakat Guna Menekan Penyebaran Covid-19

Baca juga: ICW Beber Tren Penindakan Kasus Korupsi Caturwulan 1 di NTT

Surat Edaran bernomor 023/HK.443.1/V/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 di Kota Kupang.

Surat yang ditandatangani walikota Kupang, Jefri Riwu Kore ini, berisikan penegasan kepada masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan/mudik saat liburan hingga 50 persen kegiatan perkantoran dan belajar diberlakukan dari tempat tinggal masing-masing.

Selain itu warung, supermarket dan pasar tradisional juga dibatasi jam operasionalnya. Untuk mendukung hal ini, Pemkot akan melakukan penertiban bersama unsur TNI/Polri, dan juga Sat Pol PP.

Pemkot Kupang juga terus menghimbau masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobiliasai atau berpergian, menggunakan masker dan menjauhi kerumunan. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Berita Kota Kupang

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved