Ikan Air Tawar Desa Liang Sola Kabupaten Mabar Diburu Pembeli
Usaha ikan air tawar yang dibudidayakan di Desa Liang Sola, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), laris diburu pembeli
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Usaha ikan air tawar yang dibudidayakan di Desa Liang Sola, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), laris diburu pembeli, Selasa (4/5/2021).
Pengembangan ikan air tawar jenis ikan Nila dan Ikan Lele itu dilakukan Kelompok Pangan Lestari Desa Liang Sola, menggunakan sistem Bioflog.
Para pembeli tidak hanya mendapatkan ikan segar, namun dapat langsung melihat proses budidaya dan memilih ikan yang hendak dibeli.
Kepala Desa Liang Sola, Adrianus Harsi mengatakan, dalam sepekan terakhir, sebanyak 30 kg hingga 50 kg ikan Nila yang terjual.
Baca juga: Pemkot Kupang Kembali Batasi Aktivitas Masyarakat Guna Menekan Penyebaran Covid-19
Baca juga: Heboh Petisi THR PNS 2021 Kecil, Tjahjo Kumolo Bilang Begini, Hingga Minta PNS Bersyukur, Apa?
Pihaknya menggunakan media sosial baik Facebook dan WhatsApp sebagai sarana menjual ikan tersebut.
"Ada juga ikan lele sebanyak 2.500 ekor yang saat ini dalam proses pembesaran," katanya.
Diakuinya, minat masyarakat untuk membeli dan mengonsumsi ikan air tawar sangat tinggi.
Bahkan, lanjut dia, para pembeli bukan saja warga sekitar, namun warga dari desa tetangga, warga Labuan Bajo, hingga warga Ruteng Kabupaten Manggarai.
"Selama ini mereka datang sendiri untuk melihat dan membeli sendiri,' ujarnya.
Pihaknya berharap, program budidaya tersebut dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan berarti.
Baca juga: Siaran Langsung Manchester City vs PSG Malam Ini, Guardiola Berdoa Mbappe Main, Ada Apa?
Baca juga: ICW Beber Tren Penindakan Kasus Korupsi Caturwulan 1 di NTT
Selain itu, melalui budidaya ikan air tawar tersebut, bukan saja dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, namun dapat menjadi sumber protein hewani bagi masyarakat.
Sementara itu, seorang pembeli dari desa Pong Majok, Fransiskus Nanggu (41) mengatakan, ia membeli ikan Nila berdasarkan informasi dari seorang pembeli sebelumnya yang merupakan rekannya.
Karena penasaran, pihaknya pun mencari lokasi budidaya ikan tersebut untuk kebutuhan konsumsi.
Fransiskus Nanggu berharap, para pembudidaya dapat lebih terampil dan ahli dalam membudidayakan ikan air tawar.
Sehingga, lanjut dia, warga Desa Liang Sola dan sekitarnya dapat lebih mudah untuk mendapatkan ikan air tawar untuk dikonsumsi.
"Sehingga kami tidak jauh-jauh untuk membeli ikan," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ikan-air-tawar-desa-liang-sola-kabupaten-mabar-diburu-pembeli.jpg)