Breaking News:

Pemkot Kupang Kembali Batasi Aktivitas Masyarakat Guna Menekan Penyebaran Covid-19

Pemerintah Kota Kupang ( Pemkot Kupang) kembali memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam rangka mengurangi penyebaran Covid-19

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Ernest Ludji 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Pemerintah Kota Kupang ( Pemkot Kupang) kembali memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam rangka mengurangi penyebaran Covid-19. Pembatasan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Kupang yang diterbitkan tertanggal 3 Mei 2021.

Juru bicara satuan tugas (satgas) covid-19 kota Kupang, Ernest Ludji, saat di konfirmasi, Selasa (4/5/2021) membenarkan adanya surat edaran tersebut.

Berikut isi Surat Edaran Wali Kota Kupang Nomor 023/HK.443.1/V/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 di Kota Kupang:

1. Agar semua pihak tetap tertib, disiplin dan penuh tanggung jawab mentaati Protokol Kesehatan sebagaimana diatur dalam Peraturan walikota Kupang Nomor 18 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Tatanan Normal Baru yang Produktif dan Aman Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Wilayah Kota Kupang;

Baca juga: Heboh Petisi THR PNS 2021 Kecil, Tjahjo Kumolo Bilang Begini, Hingga Minta PNS Bersyukur, Apa?

Baca juga: Siaran Langsung Manchester City vs PSG Malam Ini, Guardiola Berdoa Mbappe Main, Ada Apa?

2. Melakukan Pengaturan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), sebagai berikut :

a. Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 50% (Lima puluh persen) dan Work From Office (WFO) sebesar 50% (Lima puluh persen), dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat;

b. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/online;

c. Kegiatan Restoran/Rumah makan/Warung makan/Cafe dan sejenisnya di perbolehkan melayani makan/minum di tempat dengan kapasitas maksimal 50% (Lima Puluh Persen) Konsumen sejak dibuka sampai dengan Pukul 21.00 WITA dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat, setelah pukul 21.00 WITA dibatasi hanya untuk melayani layanan makan/minum melalui pesan-antar/dibawa pulang (Take Away);

Baca juga: Dinas Kesehatan Minta Guru-Guru Segera Ke Faskes Terdekat Untuk di Vaksin

Baca juga: Kontribusi Stunting Tertinggi di NTT dari Wilayah Timor dan Rote

d. Pembatasan jam operasional untuk semua jenis usaha sampai dengan Pukul 21.00 WITA, khusus yang melayani kebutuhan pokok pasien pada Kompleks Rumah Sakit tetap dibuka sesuai jam operasional dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat. Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, Dinas Pariwisata atau Dinas terkait lainnya berkoordinasi dengan Polres Kupang Kota untuk melakukan Operasi setiap malam pada setiap tempat usaha untuk memastikan penerapan pembatasan tersebut dan bila terjadi pelanggaran diberikan sanksi penutupan sementara waktu (maximal 7 hari); dan
e. Membatasi jam operasional Pasar Tradisional untuk transaksi jual-beli dimulai Pukul 05.00-10.00 WITA dilanjutkan pada Pukul 16.00-19.00 WITA dengan penerapan protokol kesehatan
yang lebih ketat. Penertiban dan Pengendalian terhadap Ketentuan ini diserahkan pada PD. Pasar bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang.

3. Dilarang menyelenggarakan pesta dan syukuran dalam bentuk apapun yang dilaksanakan di Rumah, Restoran, Ballroom, atau tempat lain yang
sejenis;

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved