Breaking News:

BPPSDMP Kementan-Komisi IV DPR RI Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Kupang

BPPSDMP Kementan-Komisi IV DPR RI Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Kabupaten Kupang

ISTIMEWA
Kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Kabupaten Kupang, Senin (03/05/2021). 

BPPSDMP Kementan-Komisi IV DPR RI Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Kabupaten Kupang

POS-KUPANG.COM - Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP terus berusaha meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian. Bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI, Kementerian Pertanian melalui SMK-PP Negeri Kupang menggelar Bimbingan Teknis (bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Kabupaten Kupang pada Senin (03/05/2021).

Ketua Panitia Bimtek Manasje Bani menyatakan tujuan bimtek ialah meningkatkan kesejahteraan petani serta meningkatkan kapasitas penyuluh dalam transfer teknologi kepada petani. Peningkatan kapasitas ini sangatlah penting.

Hal tersebut seperti yang dikatakan Menteri Pertanian Syahrul yasin Limpo bahwa pengembangan sumber daya manusia sangat penting untuk mengoptimalkan sektor pertanian ke depan.

Baca juga: Polres Flotim Canangkan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih

Baca juga: Promo Terbaru BreadTalk Hari Ini 3 Mei 2021, Roti Keju Rp 8.000, Lapis Surabaya Mulai Rp 12.000

Hal senada diungkapkan oleh Dedi Nursyamsi selaku Kepala BPPSDMP, “Sebagai pelaku pembangunan pertanian, petani dan penyuluh sudah selayaknya mendapat prioritas dalam program pembangunan pertanian”

 “Sebab petani dan penyuluh berperan mengadakan pangan bagi 267 juta jiwa penduduk Indonesia”, tutur Kepala SMK-PP Negeri Kupang Stepanus Bulu.

Bimtek dengan peserta 30 petani dan penyuluh tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Kupang serta Anggota Komisi IV DPR RI Edward Tannur.

Baca juga: Fransiskus Sales Sodo Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Mabar

Baca juga: Airlangga Paparkan 5 Strategi ACRF untuk Integrasikan Ekonomi ASEAN

“Kita perlu bekerjasama, saling mendukung, memberi masukan dan semangat”, ungkap Edward Tannur dalam sambutannya. Ia menyampaikan kepeduliannya pada daerah-daerah NTT yang masih termasuk dalam daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Ia berharap melalui pembangunan pertanian yang sinergi dan berbasis teknologi, NTT bisa lepas dari kategori tersebut.

Ajakan senada disampaikan oleh Pandapotan Sillagan selaku Kepala Dinas Pertanian. Ia menyadari kekurangan sektor pertanian di Kabupaten Kupang dan menyatakan pemerintah berkomitmen memperbaiki hal tersebut.

Pada acara bimtek yang diselenggarakan di Gereja Efrata Oelmasi itu disampaikan materikebijakan pembangunan pertanian, dinamika kelompok, program Kostratani dan pertanian terpadu. (*)

Berita Kabupaten Kupang

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved