Breaking News:

Anda Masih Ingat Kasus Sate Beracun? Pelakunya Sudah Ditangkap Polisi, Ternyata Begini Motivasinya

Anda masih ingat kasus sate beracun yang menewaskan bocah SD pada Minggu 25 April 2021 lalu? Kini polisi telah mengungkap pelaku pengiriman sate itu.

Tribunnews.com
Bandiman memperlihatkan foto anaknya yang meninggal usai menyantap paket sate misterius, Senin 26 April 2021. 

POS-KUPANG.COM - Anda masih ingat kasus sate beracun yang menewaskan bocah SD pada Minggu 25 April 2021 lalu? Kini polisi telah mengungkapkan pelaku pengiriman sate beracun itu.

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum perempuan meminta pengojek online untuk membawa paket berisi sate kepada pria bernama Tomi di daerah Bantul.

Sate yang dikirim perempuan misterius tersebut ternyata telah dicampuri racun yang mematikan. Racun yang dibumbukan di sate itu mengandung potasium sianida.

Paket yang bertujuan menghabisi Tomi, ternyata salah sasaran. Saat sate itu diberikan kepada Tomi, pria tersebut tak mau menerimanya.

Sebab ia tak pernah memesan, membeli atau meminta sate kepada siapa pun. Oleh karena itu, sate itu pun ditolak.

Lantaran ditolak oleh Tomi, sate itu pun awalnya hendak diberikan lagi kepada perempuan sang pengirim sate tersebut.

Namun saat itu, tukang ojek online tersebut tak lagi menemukan perempuan tersebut di lokasi pertama saat mereka bertemu.

 Alhasil, sate itu pun dibawa pulang ke rumah dengan maksud dikonsumsi bersama keluarga saat berbuka puasa bersama.

Rupanya keputusan tukang ojek online yang diketahui bernama Budiman itu ternyata berakibat sangat fatal.

Baru beberapa saat mengonsumsi sate tersebut, Naba Faiz Prasetya alias NFP (8), putera sang tukang ojek tersebut merenggang nyawa.

 
Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved