Warga TTU Heboh, Temukan Ikan Paus di Pesisir Pantai Amtasi
Warga Dusun Maubesi, Desa Nonotbatan, Kabupaten TTU, heboh dengan penemuan seekor ikan paus yang terdampar di Pesisir Pantai Amtasi
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Warga Dusun Maubesi, Desa Nonotbatan, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU, NTT dihebohkan oleh penemuan seekor ikan paus yang terdampar di Pesisir Pantai Amtasi pada Minggu (25/04/2021).
Ikan Paus berukuran kurang lebih 8 Meter ini, ditemukan warga pada pukul 20:35 Wita dalam kondisi mati.
Berdasarkan informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, Ikan Paus tersebut sebelumnya ditemukan Sabtu 24 april 2021, sekitar Pukul 14:00 Wita, oleh masyarakat penduduk pesisir pantai Amtasi Dusun Maubesi Desa Nonotbatan Kecamatan Biboki Anleu, sedang terdampar di pinggir pantai tersebut.
Saat melihat ikan tersebut masyarakat setempat dihantui rasa takut sehingga tidak mendekat di lokasi tersebut. Pasalnya warga takut dengan kondisi gelombang air laut yang masih sangat tinggi.
Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Ajak Warganya Lupakan Perbedaan
Baca juga: Jelang MotoGP Spanyol 2021, Valentino Rossi Optimistis Mengulang Kenangan Indah di Jerez
Selanjutnya masyarakat pesisir menginformasikan kejadian tersebut kepada masyarakat penduduk lainnya mengenai penemuan ikan tersebut untuk mengambil tindakan selanjutnya.
Pada keesokan harinya, Minggu, 25/04/2021, sekitar pukul 15:00 Wita, masyarakat pesisir pantai Amtasi, Dusun Maubesi mengambil tindakan dengan cara menggunakan perahu sebanyak 4(empat) buah, guna melakukan proses evakuasi ikan paus tersebut ke pinggir pantai(darat). Ikan Paus tersebut di temukan oleh Masyarakat dalam keadaan Mati.
Ikan tersebut di potong oleh masyarakat setempat dan dibagi-bagi kepada Masyarakat yang ada di lokasi pada saat itu.
Baca juga: Ini Kata Bupati Flotim Terkait Insentif Covid-19 bagi Nakes di RSUD Larantuka
Baca juga: Nekat Bobol Rumah Asrama Polisi di Labuan Bajo, Pria Asal Sumba Barat Diancam 7 Tahun Penjara
Daging ikan tersebut yang diambil oleh masyarakat hingga sore baru sekitar 1/4 %.
Ikan tersebut ditemukan dengan kondisi tubuh memiliki banyak luka, dan daging ikan tersebut sudah membau. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/warga-ttu-heboh-temukan-ikan-paus-di-pesisir-pantai-amtasi.jpg)