Breaking News:

Public Service Pos Kupang

KTP Kami Hanyut Dibawa Banjir

Kami dan ribuan warga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur terdampak bencana alam yang menerjang wilayah kami

BBC
Ilustrasi KTP elktronik 

POS-KUPANG.COM - Kami dan ribuan warga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur terdampak bencana alam yang menerjang wilayah kami pada, Minggu (4/4/2021) lalu.

Bencana alam tersebut selain menghayutkan rumah dan nyawa saudara-saudara kami, tetapi juga membawa serta sejumlah dokumen penting yang selama ini kami simpan di lemari atau di dompet seperti SIM, KTP, ATM dan kartu-kartu lainnya.

Untuk berbagai keperluan tersebut kami sangat berharap agar ada solusi yang diberikan pemerintah daerah seperti proses pengurusan KTP yang dipercepat sehingga berbagai keperluan yang membutuhkan KTP dapat dilakukan secepatnya.

Baca juga: Istri Cegah Suami Korupsi

Baca juga: Di Manggarai Timur, Ibu Hamil Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Terimakasih
NN
Warga Adonara

Tanggapan
4.600 Dokumen Kependudukan Sudah Diterbitkan

Sehari setelah bencana, kami langsung membentuk tim dan menyebar ke empat titik bencana yakni, desa Nelelamadike, desa Waiburak, Kelurahan Waiwerang Kota dan desa Oyang Barang.

Tim itu, bertugas berkoordinasi dengan kordinator posko pengungsian guna mendata warga-warga yang kehilangan data kependudukan. Seminggu kemudian, tim kembali menyebar ke daerah-daerah terdampak lainnya di pulau Adonara.

Saat ini sekitar 4.600 lebih dokumen warga terdampak bencana sudah dikeluarkan Dukcapil. Ada KTPL, akta kelahiran, akta perkawinan dan kartu keluarga sudah dicetak. Tinggal kelurahan Waiwerang Kota dan Waiburak.

Baca juga: Phaethon, Alma Tellus dan Bencana (Refleksi Hari Bumi 22 April)

Baca juga: Prabowo Sedih, Sang Ponakan Letda Laut Rhesa Tri Sigar, Gugur Bersama KRI Nanggala-402, Ini Sosoknya

Jika sudah selesai kita turun lagi untuk menyerahkan. Untuk desa Nelelamadike sudah diserahkan dan masih sisa 11 orang tapi datanya sudah kami dapatkan. Targetnya, seluruh data korban yang terdata segera kita tuntaskan.

Untuk memvalidasi data warga terdampak, Dukcapil Flotim juga berkoordinasi dengan dinas perumahan kawasan pemukiman. Validasinya by name by adrees. Dan semua data sudah kita dapatkan.

Walau demikian saat ini Dukcapil Flores Timur kehabisan reboon atau tinta percetakan. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov NTT untuk pengadaan kembali reboon percetakan. Sedangkan untuk stok blanko masih 6000 lebih.

Beberapa bulan terakhir, loket pengurusan dokumen kependudukan dipadati warga.

Hal itu, membuat kami bekerja ekstra melakukan pelayanan. Banyak pemohon, setiap data yang masuk kita lengkapi. Kadang memang ada kendala seperti jaringan percetakan, jaringan konsolidasinya bermasalah atau pemadaman listrik. Tapi, kami berkomitmen harus melayani semua. Apalagi kita daaerah kepulauan jadi apapun caranya kita upayakan. (cr7)

Kumpulan Public Service Pos Kupang

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved