Korban Siklon tropis Seroja di Takari Kupang Butuh Obat dan Air Bersih
Warga korban banjir bandang yang dipicu Siklon Tropis Seroja di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang NTT tidak lagi mendiami posko pengungsian
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Warga yang menjadi korban banjir bandang yang dipicu Siklon Tropis Seroja di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang NTT tidak lagi mendiami posko pengungsian.
Camat Takari, Ir. Silfius R.A. Nubatonis menyebut warga yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah baik rumah masing masing maupun rumah kerabat. Warga yang rumahnya rusak ringan kembali ke rumah sementara rumahnya rusak berat dan tidak dapat ditinggali memilih menumpang ke rumah kerabat dan keluarga.
Rumah dari 183 KK mengalami kerusakan dari rusak ringan hingga rusak berat. Selain rumah, kerusakan juga terjadi pada lahan pertanian warga. Camat Nubatonis mengatakan, saat ini tim kabupaten sedang melakukan verifikasi data kerusakan tersebut.
Meski tidak lagi berada di lokasi pengungsian, Camat Nubatonis mengakui warganya saat ini membutuhkan dukungan kesehatan seperti obat-obatan dan air bersih. Selain itu, warga juga membutuhkan MCK karena kerusakan yang terjadi akibat banjir.
Baca juga: Penjabat Bupati Sumba Barat Buka Lokakarya Pengembangan Kawasan Konservasi Pesisir
Baca juga: Sule Dituding Gunakan Ilmu Hitam , Ayah Rizky Febian Tantang untuk Buktikan, Ini Katanya
Camat Nubatonis menjelaskan, banyak pihak telah menunjukkan kepedulian dalam masa tanggap darurat bencana bagi warganya, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten. Selain itu banyak pihak lain juga tidak terkecuali, seperti lembaga swasta dan perorangan.
Demikian pula pihak Kompas Gramedia dan Yayasan Kemanusiaan Kompas yang turut memberi bantuan kemanusiaan pada Jumat (23/4) siang. Bersama dengan Ketua DPRD NTT, Ir. Emelia Julia Nomleni, pihak Dana Kemanusiaan Kompas menyerahkan bantuan bagi korban bencana di Kantor Camat Takari.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih banyak karena turut peduli kepada masyarakat kami yang terkena bencana. Kami mendoakan Kompas dan semoga bantuan ini memberikan dampak yang baik bagi masyarakat," ujar Camat Nubatonis yang menerima bantuan simbolik bersama Kapolsek Takari Ipda, I Nyoman Gurina Mariana SH, MH dan Danramil 1604-02/Camplong Kapt inf Nerson F. Baitanu.
Selain itu, Camat Nubatonis juga menyinggung Ketua DPRD NTT Ir Emelia Julia Nomleni yang disebutnya "setia" bersama warga yang menjadi korban di lokasi itu. Mama Emi - demikian Emelia akrab disapa, sering turun dan melihat sendiri kondisi korban sejak awal kejadian bencana.
Baca juga: Veronica Tan Biking Pangling, Ini Penampilan Baru Eks Ahok Rambut dan Polesan Makeup Berubah Drastis
Baca juga: Moeldoko Punya Kenangan Indah Bersama KRI Nanggala 402: Saya Masih Ingat Saat 8 Tahun Lalu, Apa?
Bantuan kemanusiaan yang dihimpun melalui Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas itu diantar langsung ke Takari. Koordinator Tanggap Bencana Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Rendra Sanjaya hadir dan menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut.
Rendra didampingi Ketua DPRD NTT Ir Emelia Julia Nomleni menyerahkan secara simbolis bantuan bagi korban bencana kepada Camat Takari, Ir. Silfius R.A. Nubatonis bersama Kapolsek Takari Ipda, I Nyoman Gurina Mariana SH, MH dan Danramil 1604-02/Camplong Kapt inf Nerson F. Baitanu serta staf.
Hadir pula Rombongan Kompas Gramedia terdiri dari Pemimpin Perusahaan Pos Kupang Erniwaty Madjaga, Pemimpin Redaksi Pos Kupang Hasyim Ashari, Wakil Pimpinan Perusahaan Abd Rahman, Manajer PSDM Pos Kupang Johar Ashari, dan Store Manager Toko Buku Gramedia Kupang Laras Husodo.
Mewakili Kompas Gramedia dan Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas, Laras Husodo menyampaikan harapan semoga bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Takari yang menjadi korban bencana.
"Ini mungkin tidak seberapa, tapi kami berharap semoga bisa meringankan beban korban bencana," ujar Laras.
Atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Kupang, Camat Takari Ir. Silfius R.A. Nubatonis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas yang ikut peduli dan membantu kondisi korban bencana di wilayahnya.
Bantuan yang diserahkan terdiri dari 750 kg beras, 150 kg gula pasir, 156 liter minyak goreng, 25 dos air mineral. Selain itu pasta gigi, mie instan, diapers, masker, sabun mandi dan biskuit. Selain bantuan itu, Ketua DPRD NTT Ir Emelia Julia Nomleni juga menyertakan bantuan tikar dan perlengkapan makan bayi korban bencana.