Kapal Selam KRI Naggala Hilang Kontak
Kapal Selam TNI AL Hilang, Monster Laut yang Pernah Bikin Australia Ketar -Ketir Laut Timor
Seluruh rakyat Indonesia kini sedang cemas menantikan kabar meengai 53 perwira , bintara dan tamtama ABK KRI Nanggala 502 yang hilang kontan saat lati
Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG.COM -- Seluruh rakyat Indonesia kini sedang cemas menantikan kabar meengai 53 perwira , bintara dan tamtama ABK KRI Nanggala 502 yang hilang kontan saat latihan di periaran Bali , Rabu 21 April 2021 dini hari
Kini semua kekuatan yang terdiri dari TNI , Polri , Basarnas dan semua kekuatan termasuk militer negara tetangga ikut mencari
Satu tekat para penyelamat adalah temukan dan membawa pulang putra-putri terbaik TNI itu ke keluarga mereka masing-masing
Di balik upaya penarian, siapa sangka kapal-kapal selam Indonesia sempat bikin pusing AL Australia semasa proses kemerdekaan Timor Leste
Momen menegangkan antara Indonesia dan Australia sempat terjadi saat Kapal selam TNI AL Tipe U-209 berhadapan dengan tiga kapal perang Australia yang tengah menuju Dili , Timor Leste
Dilansir dari buku '50 tahun pengabdian hiu kencana', saat itu konflik di Timor Timur (Timtim) sedang memanas dengan campur tangan Australia. Tapi TNI AL tak lepas tangan untuk turut menjaga keamanan di sana
Australia mulai mengirimkan pasukannya melalui resolusi PBB yang tergabung dalam misi multinasional International Force for East Timor (INTERFET).
INTERFET saat itu bertugas menjaga serta mengatasi krisis keamanan dan kemanusiaan di Timor Timur pada tahun 1999-2000.
Baca juga: Presiden Jokowi Perintahkan Panglima TNI Segera Temukan KRI Nanggala 402: Lakukan yang Terbaik!
Baca juga: Kapal Selam KRI Nanggala 402 Harus Ditemukan Sebelum Sabtu Dini Hari,Hal Tak Diharapkan Bisa Terjadi
Baca juga: Terungkap Kapal Selam KRI Nanggala 402 Jatuh di Kedalaman 600-700 Meter, Ini Kata Ahli, Evakuasi?

Ketegangan terjadi saat salah satu kapal selam (KS) milik TNI AL Tipe U-209 buatan Jerman sedang melaksanakan patroli di laut Timor.
Namun awak sonar Kapal selam TNI AL mendeteksi suara baling-baling kapal asing bergerak mendekat kearah Timor-timur.
Kapal selam TNI AL U-209 milik angkatan laut Indonesia itu segera mendekati secara diam-diam menuju arah suara baling-baling kapal asing tersebut.
Ketika jarak semakin dekat baru diketahui suara baling-baling itu berasal dari kapal permukaan, bukan kapal selam.
Perlahan-lahan U-209 naik ke kedalaman periskop.
Lalu tampaklah iring-iringan kapal perang yang salah satunya jenis Landing Ship Tank (LST) HMAS Kanimbla milik Australia dikawal oleh dua kapal Fregat tempur milik Selandia Baru.

Landing Ship Tank (LST) HMAS Kanimbla milik AL Australia (wikipedia)