Kapal Selam KRI Naggala Hilang Kontak

Kapal Selam KRI Nanggala 402 Harus Ditemukan Sebelum Sabtu Dini Hari,Hal Tak Diharapkan Bisa Terjadi

Semua unsur kekuatan dikerakan untuk mencari KRI Nanggala 402 milik TNI AL yang sejak Rabu 21 April 2021 dini hari di Laut Bali

Editor: Alfred Dama
ANTARA FOTO/Syaiful Arif.
Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1). 

POS KUPANG.COM -- Semua unsur kekuatan dikerakan untuk mencari KRI Nanggala 402 milik TNI AL yang sejak Rabu 21 April 2021 dini hari di Laut Bali

Kapal yang sedang melakukan latihan bersama unsur lain di TNI AL itu tiba-tiba hilang kontak dan dinyatakan hilang

Kapal selam buatan jerman tahun 70-an itu hanya mampu menyimpan oksigen cadangan untuk ABG selama 72 jam.

Sehingga sebelum Sabtu 24 April 2021 jam 03.00 Wita sudah harus ditemukan. Sehingga semua kekutan yang sedang mencari berupaya maksimal

Kapal selam KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Prabowo Subianto Optimis Tapi Mohon Doa Masyarakat Bagi Keselamatan 53 Kru Kapal KRI Nanggala 402

Baca juga: Belum Ditemukan,Ini Daftar Lengkap Nama 53 Personel Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang di Laut Bali

Baca juga: Kabar Buruk Militer Indonesia, Kapal Selam KRI Naggala-402 Hilang Bersama 53 Awak, Ini Spesifkasinya

Kapal selam diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer, dari utara Pulau Bali, Rabu pagi, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki waktu 72 jam untuk menemukan kapal selam tersebut, terhitung sejak hilang kontak.

Hal ini dikarenakan KRI Nanggala 402 hanya bisa bertahan 72 jam dalam kondisi blackout

Melansir Kompas.com, perhitungan waktu ini berdasarkan kapasitas oksigen KRI Nanggala 402 sejak menyelam pukul 03.00 waktu setempat.

"Bila kondisi black out mampu 72 jam, kurang lebih (mampu bertahan) 3 hari," terang Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono , dalam konferensi pers, Kamis (22/4/2021).

"Jadi saat menyelam kemarin hilang kontak jam 3, bisa sampai hari Sabtu (24/4/2021) jam 3, sehingga 72 jam," lanjutnya.

Yudo Margono berharap agar TNI segera menemukan kapal selam tersebut.

"Mudah-mudahan segera ditemukan sehingga cadangan oksigen masih ada," kata dia.

Sejumlah negara diketahui telah menawarkan bantuan kepada Indonesia dalam upaya penyelamatan KRI Nanggala 402

Yudo menyebutkan, Singapura dan Malaysia telah mengirimkan kapal penyelamat mereka menuju lokasi KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang kontak.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved