Breaking News:

Varian Baru Covid-19 Mengancam Indonesia, Ini Imbauan Kadis Kesehatan NTT

Kemunculan varian baru Covid-19 mengancam Indonesia, ini imbauan Kadis Kesehatan NTT

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kepala Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil NTT dr Messerasi Ataupah. Foto diambil Kamis (22/4/2021) 

Kemunculan varian baru Covid-19 mengancam Indonesia, ini imbauan Kadis Kesehatan NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Varian baru virus corona atau Covid-19 kembali ditemukan di India. Kemunculan varian baru virus itu mengkhawatirkan termasuk bagi Indonesia.

Satgas Penanganan Covid-19 Nasional menjelaskan, saat ini sudah ada varian Covid19 yang mendominasi dan tersebar di hampir semua provinsi seperti Corona B117, Corona B1525, Corona D614G, varian Corona 'Eek' serta Corona N501Y.

Sebaran varian itu, menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Wiku, didominasi di provinsi dengan kota-kota besar berpenduduk padat.

Baca juga: Relokasi Warga Korban Bencana di Pulau Adonara Terkendala Lahan dan Budaya

Baca juga: Kepala Bakesbangpol NTT Ungkap Nilai Merah Indikator Indeks Demokrasi NTT Dua Tahun Terakhir

Dikonfirmasi wartawan terkait potensi penyebaran varian baru Covid-19 di NTT, dr. Mese Ataupah meminta untuk tidak perlu dikhawatirkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTT itu mengatakan antisipasi terhadap penyebaran varian itu dilaksanakan seperti biasa, sebagaimana yang berlangsung selama ini sejak kemunculan kasus pertama pada April 2020 lalu.

"Ya antisipasi seperti biasa," kata mantan Kepala Dinas Sosial NTT itu.

Messe menekankan bahwa, mutasi virus merupakan hal yang normal. Sebagaimana makhluk hidup atau setengah makhluk hidup, demikian Messe, virus juga dapat berubah, bermutasi.

Baca juga: Boyong Seluruh Pegawai, Manager ULP PLN Labuan Bajo Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi

Baca juga: Sudah 40 Hektar Lahan Disiapkan Untuk Relokasi Korban Bencana di Lembata

"Saya sudah tekankan berulang bahwa virus atau makhluk hidup atau setengah makhluk hidup seperti virus pun adalah sesuatu yang bisa berubah, jadi kalau ada varian baru dengan struktur sama, saya pikir biasa. Seperti semua pohon bercabang," terang Messe.

"Pada prinsipnya tidak perlu dikhawatirkan," tambah Messe.

Karena itu, ia tetap mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan. Demikian juga, proses vaksin agar dapat dijalankan dengan baik dan tepat. (Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Berita Kota Kupang

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved