Breaking News:

Berita Belu Bersinar

Populasi Ternak Sapi di Belu Meningkat Tiap Tahun, Program Belu Sebagai Gudang Ternak Bisa Terwujud

Populasi Ternak Sapi di Belu Meningkat Tiap Tahun, Program Belu Sebagai Gudang Ternak Bisa Terwujud

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
KADIS-Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu,  Drs. Nikolaus O.K Birri, MM 

Populasi Ternak Sapi di Belu Meningkat Tiap Tahun, Program Belu Sebagai Gudang Ternak Bisa Terwujud

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Masyarakat Kabupaten Belu masih tetap serius dan tekun mengembangkan ternak sapi sebagai salah satu sektor unggulan yang dapat meningkatkan perekonomian. Hal itu dibuktikan dengan populasi ternak sapi yang terus meningkat setiap tahunnya.

Data populasi ternak sapi yang terus meningkat ini menjadi titik awal dan juga angin segar bagi Pemerintah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati dr. Agus Taolin-Aloysius Haleserens untuk terus mendorong pengembangan ternak sapi di Belu.

Program unggul mereka untuk menggembalikan kejayaan Kabupaten Belu sebagai gudang ternak semakin terbuka lebar.  

Sesuai data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu empat tahun terakhir menunjukkan, populasi ternak sapi tahun 2018 tercatat 69.621 ekor, tahun 2019 naik menjadi 71.731 ekor, tahun 2020 72.182 ekor dan tahun 2021 keadaan April naik menjadi 72.608 ekor. 

Jumlah ternak sapi ini tersebar di 12 kecamatan dengan populasi paling banyak terdapat di Kecamatan Tasifeto Timur sebanyak 13.929 ekor dan paling sedikit di Kecamatan Kota Atambua Selatan 827 ekor.

Ada empat kecamatan dengan populasi berkisar 8.000 sampai 10 ribu yakni, Kecamatan Tasifeto Barat 9.498 ekor, Kecamatan Raimanuk 9.459 ekor dan Kecamatan Kakuluk Mesak 8.691 ekor. Sementara populasi di bawah angka 7.000 terdapat di lima kecamatan yakni, Kecamatan Lamaknen 6.826, Lamaknen Selatan 6.145, Raihat 5.419, Nanaet Duabesi 5.031, Kota Atambua 1.129, Atambua Barat 1.456dan Atambua Selatan 827 ekor. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu,  Drs. Nikolaus O.K Birri, MM saat ditemui Pos Kupang.Com mengatakan, pemerintah terus mendorong peternak sapi untuk tetap semangat menekuni usaha ternak.

Di tahun 2020, kata Nikolaus, hasil kawin alam mencapai 12 ribu ekor atau empat kali lipat melampau target yang diberikan yakni 300 lebih ekor. Harapannya, hasil yang sama bisa terjadi di tahun 2021 sehingga populasi sapi terus meningkat.

Untuk target aseptor IB tahun 2021 sebanyak 774 ekor, target bunting434 ekor dan target lahir 303 ekor. (jen). 

 
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS


KADIS-Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu,  Drs. Nikolaus O.K Birri, MM
  POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS KADIS-Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu,  Drs. Nikolaus O.K Birri, MM (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved