Breaking News:

HMI Datangi Pulau Kera Dalam Misi kemanusiaan Pasca Bencana Seroja di NTT

Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang Kupang bersama dengan Pengurus Besar (PB) HMI mendatangi Pulau Kera

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi
Aksi kemanusiaan HMI saat berada di pulau Kera, kabupaten Kupang. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang Kupang bersama dengan Pengurus Besar (PB) HMI mendatangi Pulau Kera untuk mendistribusikan bantuan logistik dasar dalam aksi kemanusiaan sekaligus memperat silahturahmi bersama warga pasca Badai Siklon Tropis melanda NTT.

"Kami sering datang kesini, hampir tiap tahun untuk kegiatan pengabdian masyarakat, apalagi setelah beberapa waktu lalu terjadi bencana badai Tropis Seroja kami harus memastikan saudara kita di pulau Kera baik-baik saja," ungkap Ibnu Tokan sebagai Ketua Umum/Formateur HMI cabang Kupang, Minggu 18 April 2021.

Ibnu menejelaskan, di pulau Kera terdiri dari 155 kepala keluarga (KK) dengan jumlah rumah 120-an. Total sebanyak 19 19 rumah kategori rusak berat, 2 kapal nelayan hancur, fasilitas umum seperti mushola juga rusak, dan nelayan sebagai mata pencaharian utama mengalami penurunan debit pendapatan ikannya.

Baca juga: Indonesia Berduka, Legenda Tinju Dunia dari Indonesia Albert Papilaya Meninggal Dunia

Baca juga: Gara-gara Tidur dalam Keadaan Mabuk Uang Rp 7 Juta dan 2 HP Milik Dua Warga Sikka Digasak Maling

"Hal ini menyebabkan kehidupan masyarakat pulau kera menjadi terancam. Hal ini yang menjadi fokus perhatian dari HMI. Kegiatan dilaksnakan dua hari, yakni hari Jumat 16-17 April 2021," sambungnya.

Ibnu menerangkan, kehadiran HMI untuk masyarakat di Pulau Kera, merupakan fokus yang selama ini telah terbangun dengan masyarakat, apa lagi, kata Ibnu, wilayah tersebut merupakan daerah terisolir sehingga sangat membutuhkan perhatian ekstra.

"Terkait dengan kondisi kehidupan sosial masyarakat di sana sebelum bencana dibawah garis rata-rata sehingga adanya bencana ini menjadikan sebuah realitas kehidupan yang sulit bagi mereka, kami datang dengan menyalurkan bantuan dari warga masyarakat seluruh Indonesia yang coba kami akomodir dalam bentuk logistik dan kebutuhan mendasar semoga dapat mengurangi sedikit beban hidup warga masyarakat pulau Kera". Ungkap Nuris sebagai Wakil LH Bakornas LEPPAMI.

Baca juga: Seusai Karantina, 10 Pasien Positif Antigen di Sikka Pulang Rumah

Baca juga: Pemda Matim Salurkan Bantuan CBP Untuk 530 Jiwa Warga LAUT Korban Seroja

Hal senada juga disampaikan oleh Jihad sebagai Mandataris Bakornas LKMI, yang mengatakan kondisi kesehatan pasca bencana memprihatinkan ketika pemerintah belum dapat menjangkau hal tersebut sehingga pihaknya berusaha untuk menghadirkan kesehatan di masyarakat melalui kegiatan ini.

Nopri salah satu warga pulau Kera menyampaikan, bantuan yang disalurkan oleh HMI merupaka kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan oleh warga setempat, terutama pasca badai ini.

Ia juga berharap agar HMI dapat terus bersama dengan warga setempat untuk proses pemulihan agar kehidupan warga setempat dapat kembali normal.

HMI Cabang Kupang bersama HMI PEDULI terdiri dari PB HMI ( Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam), LKMI ( Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam ), LEPPAMI ( Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam ), dan KOHATI PB HMI (Korps HMIwati PB HMI) menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan mendesak yang di perlukan oleh masyarakat di pulau Kera berbentuk sembako, obat obatan, serta alat tulis buat pendidikan anak-anak. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Berita Kabupaten Kupang

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved