Solidaritas Koperasi Amakobu Pastikan Koperasi Waimatan Pito Tetap Eksis Pasca Bencana Alam

Solidaritas Koperasi Amakobu Pastikan Koperasi Waimatan Pito tetap eksis pasca bencana alam

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pemuda Amakobu yang berada di desa Imulolong, Kecamatan Wulandoni menunjukkan aksi solidaritas dan rasa simpati mereka terhadap para korban bencana alam banjir dan longsor Ile Ape. Para anggota KSP Pemuda Amakobu mengumpulkan pisang, ubi, beras merah, sayuran, dan sirih pinang untuk anggota KSP Waimatan Pito, desa Waimatan yang jadi korban bencana banjir dan longsor dua pekan lalu. 

Solidaritas Koperasi Amakobu Pastikan Koperasi Waimatan Pito tetap eksis pasca bencana alam

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA-Anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pemuda Amakobu yang berada di desa Imulolong, Kecamatan Wulandoni menunjukkan aksi solidaritas dan rasa simpati mereka terhadap para korban bencana alam banjir dan longsor Ile Ape, Kabupaten Lembata.

Para anggota KSP Pemuda Amakobu mengumpulkan pisang, ubi, beras merah, sayuran, dan sirih pinang untuk anggota KSP Waimatan Pito, desa Waimatan yang jadi korban bencana banjir dan longsor dua pekan lalu.

Semua komoditi yang dikumpulkan anggota KSP Pemuda Amakobu tersebut dibawa langsung dari Kecamatan Wulandoni dengan satu mobil pikap ke Kota Lewoleba, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Kabar Duka! Satu Warga Manggarai Timur Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Baca juga: Loka POM Ende Kembali Sita Krupuk Diduga Mengandung Boraks, Ini Jenis Baru

Ketua KSP Pemuda Amokobu, Daminus Daton Tifaona, menerangkan logistik yang mereka bawa itu hasil dari kepedulian Anggota KSP Pemuda Amakobu yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Wulandoni kepada para korban bencana.

Tifaona menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Ketua KSP Waimatan Pito, Kamilus Sadu di salah satu rumah pengungsian mandiri di Kelurahan Lewoleba Timur.

"Terima kasih sudah mau bantu. ini sangat membantu bagi kami yang sedang ada musibah dan menderita," ujar Kamilus Sidu.

Walau tertimpa musibah bencana dan ada anggota yang jadi korban, Kamilus sendiri sudah menyampaikan komitmennya untuk tetap mempertahankan eksistensi KSP Waimatan Pito.

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Tanam Jagung Di Tanamodu Dan Panen Padi Di Wailawa, Sumba Tengah

Baca juga: Nikodemus Rihi Heke Tidak Banyak Bicara Soal Hasil Putusan MK

Di hadapan para anggota koperasi, dia ingin koperasi itu tetap bertahan di tengah musibah bencana alam.

"Saya sudah minta kita tetap eksis untuk hidupkan koperasi ini," pesan Kamilus.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperindag Kabupaten Lembata, Yono Lalang menyebutkan KSP Waimatan Pito merupakan salah satu koperasi terbaik yang ada di Kabupaten Lembata.

Di samping itu, KSP Waimatan Pito merupakan koperasi terbaik dari program dana 'Anggur Merah' Pemprov NTT yang dicetuskan oleh Gubernur NTT saat itu, Frans Lebu Raya.

Menurut Yono, KSP Waimatan Pito berhasil mengembangkan dana 'Anggur Merah' sebesar Rp 250 juta pada tahun 2015 hingga sekarang asetnya sudah berlipat mencapai hampir Rp 600 juta.

Dia mendukung komitmen Kamilus Sadu untuk terus menghidupkan KSP Waimatan Pito meski dihantam musibah banjir dan longsor.

"Terima kasih kepada pengurus yang sudah ikhlas hati mau berbagi dengan anggota koperasi Waimatan Pito, atas kedukaan bencana yang mereka alami. Bukan soal jumlah bantuannya. Tapi Bagaimana mereka saling berbagi dan peduli. Ini tentu semangat untuk hidupkan ekonomi kita," pesan Yono Lalang.

Waimatan merupakan salah satu desa yang terdampak banjir dan longsor paling parah. Sebanyak 26 warga jadi korban dan masih ada 8 warga yang masih dalam pencarian.

Salah satunya adalah Sekretaris desa Waimatan, Randius Rupa yang juga menjabat Sekretaris KSP Waimatan Pito. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Berita Kabupaten Lembata

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved