Breaking News:

Pikat Salurkan Bantuan ke Posko KAK

Komunitas Pendalaman Iman Katolik ( Pikat) memberikan bantuan kepada korban bencana Badai Siklon Seroja yang melanda Provinsi NTT

ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
SERAHKAN BANTUAN - Komunitas Pikat menyerahkan bantuan kepada korban bencana badai siklon seroja melalui Posko KAK di Gereja St. Yosep Naikoten Kupang, Jumat (16/4/2021). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Komunitas Pendalaman Iman Katolik ( Pikat) memberikan bantuan kepada korban bencana Badai Siklon Seroja yang melanda Provinsi NTT, Minggu (4/4/2021).

Mengusung tema ' Pikat Peduli Kasih', bantuan diserahkan ke Posko Respon Bencana Siklon Tropis Seroja, Keuskupan Agung Kupang ( KAK).

Bantuan diserahkan oleh Ketua Pikat, Ir. Jhon GF Seran, MM, kepada penanggung jawab Posko, Rm. Andre Lanus, Pr. Hadir juga beberapa anggota Komunitas Pikat.

Jhon GF Seran usai penyerahan bantuan kepada Pos Kupang, Jumat (16/4), mengatakan, Komunitas Pikat tergerak hati untuk berbagi dengan sesama yang tertimpa bencana.

Baca juga: Diterjang Badai, Pelajar SDN Nelelamadike Adonara Belum Laksanakan Ujian Try Out US 2021

Baca juga: Kaya Raya Banjir Uang, 5 Shio Ini Ditakdirkan Hidup Mewah Tahun 2021, Gak Percaya? Cek Sendiri

"Walau bencana ini merata termasuk para anggota Pikat yang terkena dampak, tetapi tetap memberi. Ada satu semangat yang menjadi spirit dan pegangan anggota Pikat adalah masih ada orang lain yang lebih susah dari kami. Kami ingin memberi dari segala keterbatasan, jadi bukan memberi dengan kelebihan," katanya.

Ia mengatakan, sumbangan yang diberikan baru mulai diinisiasai dua hari lalu, dan bersyukur bisa terkumpul, seperti beras, indomie, handuk, alas tidur, paku dan terpal.

"Bantuan lain, seperti seng dan bahan bangunan lainnya, diberikan secara pribadi langsung kepada korban, karena mendesak. Ini kita tujukan pada mereka yang ditampung di tempat pengungsian. Juga ada imnformasi terakhir dari Pengendali Posko, bantuan akan dikirim ke Kabupaten Sabu Raijua," ujarnya.

Menurut Jhon GF Seran, Pikat bersyukur, Posko KAK bisa menyalurkan bantuan tersebut kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, bantuan juga diserahkan langsung secara pribadi kepada korban yang benar-benar membutuhkan pasca badai.

Baca juga: Pasca Bencana di NTT, Kampus Politani Kupang Tetap Gelar Tes Ujian UTBK

Baca juga: Selamat Dari Banjir Lembata, Bocah Asal Amakaka Kehilangan Kaki dan Kakak Kandungnya

Dikatakannya, Pikat sudah 15 tahun berdiri dan anggotanya adalah para pengusaha. Tujuan wadah tersebut, katanya, ingin mempelajari ajaran spiritual Gereja Katolik.

"Banyak anggota Pikat adalah pengusaha dan setiap hari mengurus di toko, dan mereka kemudian membentuk sebuah komunitas Pikat. Di sini ada kelompok koor, setiap bulan misa ke luar kota mengunjungi kapela, sambil wisata rohani dan berbagi kasih. Kami ingin menyampaikan pesan kepada mereka di kampung-kampung dan umat di kapela bahwa mereka masih memiliki saudara di kota. Kami sudah membangun beberapa gereja, tiga gereja, dan saat ini sedang membangun di Kapela Maria Bertaburan Rahmat (MBR) di Perumahan MBR Fatukoa senilai Rp 1,3 M," katanya.
Koordinator Posko KAK), Romo Andre Lanus, Pr, mengatakan, berterima kasih karena Pikat menyalurkan bantuan melelaui Posko KAK.

Halaman
12
Penulis: Apolonia Matilde
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved