Breaking News:

72 Siswa MAN Nagekeo Sudah Mengikuti UAM

Sebanyak 72 siswa Madrasah Aliyah Negeri ( MAN) Nagekeo sudah mengikuti Ujian Akhir Madrasah ( UAM)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Pelaksanaan ujian praktek seni budaya di MAN Nagekeo. Gambar diambil 22 Maret 2021 lalu. 

POS-KUPANG.COM | MBAY-Sebanyak 72 siswa Madrasah Aliyah Negeri ( MAN) Nagekeo sudah mengikuti Ujian Akhir Madrasah ( UAM).

Siswa sebanyak itu terdiri dari empat jurusan yakni jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Jurusan Bahasa, dan jurusan Keagamaan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) MAN Nagekeo, Hasbil Rena, S.Pd saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (13/4/2021).

Hasbil mengungkapkan, pelaksanaan UAM di MAN Nagekeo pada tahun pelajaran 2020/2021 ini berbasis komputer atau Ujian Akhir Madrasah Berbasis Komputer (UAMBK).

Baca juga: Dinas P3A Kabupaten TTS Terima 12 Kasus Kekerasan Seksual

Baca juga: SMAK Giovanni Belum Melaksanakan UAS Hari Ini

Dijelaskannya, UAM di MAN Nagekeo pada tahun pelajaran 2020/2021 terdiri dari dua bentuk yaitu ujian praktek untuk tiga mata pelajaran yaitu PJOK, Prakarya dan Senibudaya.

"Untuk ujian prakteknya sudah dilaksanakan pada tanggal 22-24 Maret yang lalu," jelasnya.

Selajutnya, jelas Hasbil, pelaksanaan UAMBK juga sudah dilakukan pada tanggal 25 Maret sampai tanggal 3 April 2021 yang lalu. UAMBK dilaksanakan berdasarkan sesi.

Baca juga: Ratusan Ternak Sapi di Malaka Mati, Bertebaran Dimana-mana

Baca juga: OMK Assumpta Kerja Bakti Bersihkan Gereja Setelah Badai Seroja

"Setiap hari terdapat 2 mata pelajaran dalam dua sesi. Artinya satu mata pelajaran ada dua sesi.
Setiap sesi menghabiskan waktu 120 menit atau 2 jam, untuk dua mata pelajaran," jelasnya.

Hasbil berharap, siswa kelas XII sebagai peserta UAM memiliki nilai yang memenuhi standar kelulusan yaitu 60 sehingga dapat dinyatakan lulus. Selain itu, syarat lain yaitu nilai sikapnya harus baik.

Selanjutnya dengan hasil yang diperoleh para siswa, sekolah dapat menjadikan sebagai referensi untuk mengevaluasi kegiatan belajar di sekolah meskipun dalam masa pandemi.

"Sehingga kedepannya mutu sekolah tetap dapat dipertahankan bahkan dapat ditingkatkan," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Berita-berita Nagekeo

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved