Dinas P dan K Ende Himpun Dana BOS Miliarran Rupiah, Kepala SD Takut Bersuara

Dinas P dan K Kabupaten Ende, NTT, saat ini tengah menghimpun dana Bantuan Operasional Sekolah ( dana BOS)

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Christ Nggala di ruang kerjanya, Kamis (8/4/2021). 

3. Mengingat kegiatan ini sangat penting dan akan dilaksanakan dlm waktu dekat, maka kepada para kepala sekolah diharapkan mengantisipasi terlebih dahulu kontribusi kegiatan sebesar Rp. 1.500.000,- utk 1 org peserta yg nantinya pada perencanaan dana BOS tahun 2021 ini dianggarkan dlm RKAS. Biaya kontribusi dimaksud diserahkan kepada Panitia Bimtek cq. Bidang Pembinaan SD

Dinas P&K Kab.Ende (ibu renny diaz) paling lambat tanggal 6 April 2021.

3. Diharapkan kpd para peserta diklat utk melaporkan diri 1 hari sblm pelaksanaan kegiatan dimaksud sesuai jadwal yang ada.

Demikian untuk maklum dan dilaksanakan sesuai petunjuk. Atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih' demikian kutipan surat tersebut.

Dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kabid SD Christ Nggala, kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, menerangkan Bimtek penulisan karya ilmiah tersebut dalam rangka meningkatkan kompetensi guru.

"Kita baru di tahap perencanaan, kita Gagas ini untuk memenuhi delapan standar pendidikan, salah satunya meningkatkan kompetensi guru. Kita menawarkan tidak mewajibkan. Ada tawaran dari media yang bermitra dengab Kementerian pendidikan dan Dinas Pendidikan NTT," ungkapnya.

Terkait surat yang ditujukan kepala sekolah terkait kegiatan tersebut, Christ menyebut itu hanya pesan whatsapp.

Menurutnya, dari 333 sekolah, ada 50 sekolah yang sudah anggarkan dana BOS untuk Pelatihan Menulis Karya Ilmiah tersebut.

Terpisah, salah satu kepala sekolah di Kota Ende, yang juga minta namanya tidak disebutkan, mengatakan, pihaknya sudah menyetor dana BOS ke Dinas P dan K untuk kegiatan tersebut.

"kwitansinya ada kok. Begitu terima dana BOS langsung potong sebesar tiga juta rupiah dari BPD langsung ke Dinas P dan K," ungkapnya.

Menurutnya, penyampaian terkait kegiatan tersebut, tidak melalui surat resmi, tetapi melalui sosialisasi Dinas P dan K Ende di sekolahnya.

"Kalau surat yang beredar itu, saya tidak tau dan tidak penting untuk saya, karena kalau surat resmi mesti ada cap, ada tanda tangan," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)

Berita Kabupaten Ende

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved