Dinas P dan K Ende Himpun Dana BOS Miliarran Rupiah, Kepala SD Takut Bersuara

Dinas P dan K Kabupaten Ende, NTT, saat ini tengah menghimpun dana Bantuan Operasional Sekolah ( dana BOS)

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Christ Nggala di ruang kerjanya, Kamis (8/4/2021). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dinas P dan K) Kabupaten Ende, NTT, saat ini tengah menghimpun dana Bantuan Operasional Sekolah ( dana BOS).

Dana tersebut untuk membiayai Bimtek pelatihan menulis karya ilmiah bagi para guru SD di Ende.

Setiap SD menyetor 1,5 juta rupiah hingga 3 juta rupiah. SD yang dana BOS-nya di bawah 70 juta rupiah menyetor 1,5 juta untuk satu peserta dan yang di atas 70 setor 3 juta rupiah utnuk dua peserta.

Kegiatan pelatihan ini sepenuhnya akan dikelola oleh pihak ketiga, yang menurut pihak Dinas P dan K Ende, pihak ketiga tersebut bermitra dengan Kemendikbud dan Dinas P dan K Provinsi NTT.

Baca juga: KSP TLM Beri Bantuan Warga Korban Bencana dengan Bahan Bangunan dan Beras

Baca juga: Aksi Brigif 21 Komodo Distribusikan Bantuan Bagi Korban Bencana Seroja di Kabupaten Kupang

Pelatihan sebenarnya mulai dilaksanakan, 7 April 2021, namun tertunda, karena belum semua sekolah menyetujui pelatihan itu. Pihak Dinas P dan K mengaku ditundanya kegiatan tersebut lantaran cuaca kurang bersahabat.

Salah satu Kepala SD di Ende, saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Kamis (8/4/2021), mengaku takut memberi keterangan atau komentar terkait Dinas P dan K Ende menghimpun dana BOS untuk pelatihan menulis karya ilmiah tersebut. "Jangan e saya takut, jangan wawancara saya. Saya tidak mau jadi saksi," katanya.

Satu lagi Kepala Sekolah, berani memberikan keterangan namun meminta agar namanya tidak disebutkan. Dari keterangannya, rupanya kegiatan ditunda lantaran sejumlah sekolah, ada yang tidak setuju karena dana untuk kegiatan pelatihan tersebut dari dana BOS.

Baca juga: Pertamina Peduli Turun Langsung ke Pulau-Pulau di Nusa Tenggara Timur

Baca juga: Sampah Menumpuk di Kota Kupang, Lurah Minta Partisipasi Warga

Menurutnya, jika semua dana BOS terhimpun dari semua 333 SD di Ende, maka nilainya bisa mencapai miliarran rupiah.

Dia tegaskan, Dinas P dan K Ende harus memikirkan secara cermat apakah kegiatan tersebut harus dari dana BOS dan apakah sangat urgen di tengah pandemi Covid-19 ini.

Dia juga mempertanyakan surat dari Dinas P dan K perihal kegiatan tersebut. "Tidak ada cap tidak ada tanda tangan, bagaimana ini," keluhnya.

Dia menguraikan surat tersebut ditujukan kepada bapak /Ibu Kepsek SD se- Kabupaten Ende, dari Bidang Pembinaan SD, sifatnya, penting.

Berikut kutipan surat tersebut, 'Sehubungan akan dilaksanakannya kegiatan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar se-Kabupaten Ende dalam waktu dekat kerjasama dengan Media Pendidikan Cakrawala, maka bersama ini disampaikan hal-hal sbb :

1. Bagi sekolah yg pagu dana BOS-nya utk T.A 2021 dibawah Rp. 70.000.000,- maka dianggarkan dalam RKAS sebesar Rp. 1.500.000,- untuk 1 orang peserta, sedangkan sekolah yg pagu dana BOS diatas Rp. 70.000.000,- dianggarkan sebesar Rp. 3.000.000,- utk 2 orang peserta.

2. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan dalam 2 tahap yaitu tahap 1 pada bln april 2021 yg dibagi dalam 3 gelombang. Untuk gelombang 1 dari tanggal 7 s/d 9 April 2021. Gelombang 2 dari tanggal 12 s/d 14 April 2021 dan gelombang 3 dari tanggal 15 s/d 17 April 2021 (jadwal kegiatan terlampir) sedangkan utk Tahap 2 akan dilaksanakan pada bulan september 2021 yg jadwalnya akan diatur kemudian.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved