Bencana Alam NTT

Update Data Bencana NTT 8 April, Ini Data 15 Kabupaten yang Terdampak Bencana Alam di Flobamora 

15 dari 22 kabupaten Kota di NTT terdampak bencana Siklon Tropis Seroja. Dari jumlah itu, korban jiwa terdapat di 8 kabupaten dan Kot

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Personil Polres Lembata, Anggota TNI, tim BPBD Kabupaten Lembata dan relawan langsung berupaya melakukan pencarian korban yang tertimbun longsor di desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Senin 5 April 2021 petang. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sebanyak 15 dari 22 kabupaten Kota di NTT terdampak bencana Siklon Tropis Seroja. Dari jumlah itu, korban jiwa terdapat di 8 kabupaten dan Kota Kupang.

Dalam keterangan pers pada Kamis (8/4) malam, juru bicara Satgas Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja NTT, Ardu Jelamu Marius menyebut korban jiwa terbanyak terdapat di Kabupaten Flores Timur dengan 71 orang meninggal. 

Sementara itu, menyusul Kabupaten Lembata dengan 32 orang meninggal dan Kabupaten Alor dengan 25 orang meninggal. 

Menurut Ardu Jelamu, total korban meninggal dunia di seluruh NTT tercatat 144 orang. Sementara itu 129 orang luka-luka dan 61  orang dinyatakan masih hilang.

Selain itu, sebanyak 2.019 KK atau 13.226 orang mengungsi dan 1.700 KK atau sejumlah 4.829 orang terdampak. 

Kerugian materil diantaranya 688 rumah rusak berat, 272 unit rumah rusak sedang, 154 unit rumah rusak ringan, 2.357 unit rumah terdampak serta 24 unit fasilitas umum rusak berat dan 87 unit fasilitas umum terdampak.

"Data tersebut masih dinamis dan akan terus berubah sesuai dengan perkembangan data dari setiap kabupaten/kota," ujar Ardu Jelamu Marius.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT sangat berterima kasih pada TNI dan Polri serta pihak-pihak yang sudah memberikan bantuan dan membantu proses evakuasi. "Saat ini solidaritas kita yang paling penting untuk penanganan bencana serta membantu para korban dalam menghadapi dampak sosial ekonomi akibat bencana alam," katanya.

Sementara itu Kasrem 161/Wirasakti Kolonel Inf Jems Ratu Edo mengatakan upaya evakuasi korban bencana terus dilakukan mulai dari korban banjir, longsor, angin kencang dan juga pelayanan kesehatan.

"Saat ini evakuasi terus dilakukan, dan juga TNI dan Polri telah menggerakan sarana angkut seperti pesawat hercules, kapal laut, angkutan darat dan juga helikopter. Dan juga perlengkapan jembatan darurat sedang dikirim dengan kapal," ujarnya.

Berikut rincian dampak bencana per kabupaten/kota :

1. Kab. Flores Timur 
- 71 orang meninggal dunia
- 54 orang luka-luka
- 5 orang hilang
- 1.100 orang mengungsi
- 218 KK terdampak
- 82 unit rumah rusak berat
- 34 unit rumah rusak ringan
- 97 unit rumah terdampak
- 8 unit fasilitas umum rusak berat

2. Kabupaten Lembata 
- 32 orang meninggal dunia
- 35 orang hilang
- 49 orang luka-luka
- 958 orang mengungsi
- 224 unit rumah rusak berat
- 15 unit rumah rusak sedang
- 15 jembatan akses antar desa terputus

3. Kabupaten Alor
- 25 orang meninggal dunia
- 25 orang luka-luka
- 20 orang hilang
- 7 KK (18 orang) terdampak
- 179 unit rumah rusak berat
- 181 unit rumah rusak sedang
- 5 fasilitas umum terdampak

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved