Bencana Alam NTT
Penanganan Bencana Siklon Seroja Makan Korban, Bupati Kupang Dijemput Satpol PP Provinsi NTT
Bupati Korinus dijemput atas perintah Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat akan mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Kepala BNPB Letjen T
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Bupati Kupang, Korinus Masneno akhirnya dijemput oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja NTT Cornelis Wadu dan staf pada Rabu, (7/4) malam.
Bupati Korinus dijemput atas perintah Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat akan mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo di Posko Tanggap Darurat Bencana Siklon Seroja Provinsi NTT.
Saat itu, Viktor Laiskodat tampak marah karena ia mendapati penanganan persoalan bencana di Kabupaten Kupang yang terkesan tidak tuntas.
Pemerintah Kabupaten Kupang dinilai Viktor Laiskodat telah menelantarkan warga yang terkena bencana. Bahkan, korban bencana tidak diperhatikan dan tidak mendapat penanganan seharusnya.
Baca juga: Danlantamal VII Kupang Serahkan Bantuan Sosial Bagi Warga Pesisir Kupang
Kasat Pol PP NTT Cornelis Wadu bersama Bupati Korinus tiba sekira pukul 21.15 Wita di Posko. Saat tiba, ia langsung duduk di samping Gubernur Viktor Laiskodat. Namun demikian, Viktor tampak mengacuhkan kehadiran Korinus selama vicon berlangsung.
Usai pelaksanaan Vicon, Gubernur Viktor Laiskodat langsung "menyemprot" orang nomor satu di Kabupaten Kupang itu. Viktor mempertanyakan data korban dan penangan bencana di Kabupaten Kupang.
Baca juga: Pengusaha di Lembata Berikan Bantuan Sembako dan Excavator untuk Evakuasi Korban
Menurut Viktor, seorang pemimpin seperti bupati tidak layak untuk menelantarkan masyarakatnya. Viktor sangat kecewa karena tidak ada Kehadiran
Saat ditanya wartawan,Cornelis Wadu mengatakan, ia menjemput Bupati Korinus di kompleks rumah jabatan bupati di Oelamasi, Kabupaten Kupang. Jarak Oelamasi dan Kota Kupang berkisar 40 km.
"Iya saya diperintahkan Gubernur NTT untuk menjemput pak Bupati," ujarnya.
Usai pertemuan, Bupati Kupang Korinus Masneno langsung ditanya Gubernur terkait alasan tidak memasukan data korban bencana di kabupaten Kupang. Bupati juga ditanya soal ketidakhadiran satu pun aparat pemerintah saat penguburan korban bencana di wilayahnya, sementara Gubernur hadir di sana.
"Layak kah ada korban bencana yang dikubur tanpa kehadiran pemerintah. Tidak layak. Saya merasa kecewa, hati saya sedih melihat masyarakat seperti ini, terus Bupati Kupang tidak kelihatan," kata Gubernur Viktor.
Kepada wartawan usai mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dari Posko Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja NTT, Gubernur mengingatkan tidak boleh ada satupun masyarakat yang tidak terurus dengan baik, apalagi masyarakat yang menjadi korban dan terdampak bencana.
"Apa yang terjadi di Kabupaten Kupang ya kami terpaksa harus intervensi disana. Itu kita tidak mau satupun masyarakat NTT mengalami masalah karena tidak sempat diurus," ungkap Viktor. (hh)
