Bencana Alam NTT
Pengusaha di Lembata Berikan Bantuan Sembako dan Excavator untuk Evakuasi Korban
Dua pengusaha di Lembata yakni Benediktus Lelaona dan Christo Himalaya bersama Pater Lorens Lewokume dan relawan Alvian Rayabelen
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-Dua pengusaha di Lembata yakni Benediktus Lelaona dan Christo Himalaya bersama Pater Lorens Lewokume dan relawan Alvian Rayabelen menyumbangkan 1 ton sembako bagi korban banjir dan longsor di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, Rabu (7/4/2021).
Sebelum menuju ke wilayah terdampak di lereng gunung Ile Lewotolok tersebut, bantuan sembako terlebih dahulu berikan ke posko pengungsian utama di antaranya SMP St Pius X Lewoleba dan SMPN 1 Nubatukan.
Selanjutnya mereka bergerak ke Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur dengan membawa bantuan sembako dan makan siang bagi seluruh relawan, TNI, POLRI, Anggota BPBD Kabupaten Lembata, Relawan PMI dan warga. Beberapa lokasi yang mereka jangkau itu yakni di desa Waowala, Tanjung Batu, Amakaka, Lamawara dan Waimatan.
"Mengingat kondisi mayat yang sudah tidak memungkinkan sehingga saya berharap agar para relawan harus kenakan Alat Pelindung Diri Lengkap anti bakteri, agar semua terjaga dari kesehatan," kata Alvian Rayabelen.
Baca juga: Update Data Bencana NTT 8 April, Ini Data 15 Kabupaten yang Terdampak Bencana Alam di Flobamora
"Karena mengingat BBM yang lagi susah dan bencana yang dihadapi saudara dan saudari kita di Flores Timur. Semoga kehadiran bapak presiden dapat melihat kondisi BBM kita yang serba kekurangan tersebut," tandasnya.
Benediktus Lelaona juga secara sukarela bersedia memberikan bantuan berupa 6 unit alat ekscavator. Dua unit alat berat ini juga akan dioperasikan ke wilayah kecamatan Omesuri dan Buyasuri yang terdampak longsor dan 4 unit digunakan di wilayah Ile Ape dan Ile Ape Timur.
