Berita Timor Leste
Pantas Saja China Pepet Terus Timor Leste, Ternyata Ada Barang Berharga Ini di Bumi Lorosae, Apa?
Pantas Saja China Pepet Terus Timor Leste, Ternyata Ada Barang Berharga Ini di Bumi Lorosae, Apa?
Hubungan Timor Leste dengan Australia rumit.
Baca juga: Paus Fransiskus Doakan Korban Bencana di NTT dan Timor Leste: Semoga Tuhan Menguatkan Mereka
Baca juga: Badai Siklon Tropis Juga Menerjang Timor Leste, 3 Orang Dilaporkan Tewas, Istana Presiden Kebanjiran
Ilmuwan politik internasional Simon Shen telah menulis esai yang menunjukkan bahwa Australia memainkan peran kunci dalam memperoleh kemerdekaan Timor Leste.
Australia juga memberikan dukungan militer selama masa transisi.
Ia telah membantu Timor-Leste mencapai puluhan juta dolar AS setiap tahun, membawanya ke dalam lingkungan pengaruh Australia.
Namun, pada tahun 2012, seorang mantan perwira intelijen Australia mengungkapkan bahwa pemerintah Australia telah mengerahkan agen untuk mendengarkan rahasia negara Timor Leste.
Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan dalam negosiasi tentang perbatasan laut, yang menyebabkan penurunan hubungan bilateral.
Setelah berselisih dengan Australia, ditambah dengan prediksi bahwa sumber minyak akan habis dalam beberapa tahun, Timor Leste membutuhkan dukungan dari negara besar lainnya.
Baca juga: Sang Putri Bahagia Giliran Krisdayanti Sedih Bagi Kabar Duka Soal Raul Lemos di Timor Leste, Kenapa?
Baca juga: Diprediksi Bangkrut & Punya Dana Abadi, Timor Leste Kini Dihantam Bencana, Kemana China & Australia?
Baca juga: Tak Hanya NTT, Timor Leste Juga Luluh Lantak Karena Badai, Tempat Bersejarah Ini Hilang, Apa?
Baca juga: Badai Siklon Tropis Juga Menerjang Timor Leste, 3 Orang Dilaporkan Tewas, Istana Presiden Kebanjiran
Masuk ke China, dengan menawarkan paket BRI-nya. Jadi, kedua belah pihak cocok dan semakin dekat.
Pada akhir September 2019, kapal angkatan laut China Qi Jiguang mengitari Australia saat melakukan tur di Pasifik Selatan.
Hal itu meningkatkan kecurigaan dan kekhawatiran di Canberra bahwa China juga memiliki ambisi militer, selain ambisi ekonomi.
Setelah 12 tahun tidak ada kunjungan perdana menteri Australia ke Timor Leste, PM Australia saat ini Scott Morrison berkunjung untuk pertama kalinya pada Agustus 2019.
Tujuannya untuk menunjukkan persahabatan.
Baca juga: Diprediksi Bangkrut & Punya Dana Abadi, Timor Leste Kini Dihantam Bencana, Kemana China & Australia?
Baca juga: Ada Dosa Amerika Saat Indonesia Masuk Timor Leste Tahun 1975, Dokumen Rahasia Unkap Fakta
Ia menyatakan bahwa Australia akan membantu Timor Leste mengembangkan fasilitas angkatan lautnya, dan menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi.
Sebelumnya pada bulan Juli 2019, Parlemen Australia juga mengesahkan perjanjian perbatasan laut yang memberi Timor-Leste setidaknya 70% saham di ladang minyak Greater Sunrise, yang sebelumnya hanya 50-50.
Semua langkah ini dilihat oleh media Barat sebagai konsesi oleh Australia, untuk menyeimbangkan pengaruh China yang semakin besar di Pasifik Selatan.