Breaking News:

Bencana Alam NTT

Kamsina, Korban Banjir di Adonara Yang Buat Kue Paskah Ditemukan Usai Ritual Adat

Kebahagian di wajahnya karena keluarganya yang hilang sejak terkena banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur telah ditemukan

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
PK/RIS
Ali Tokan, keluarga Kamsina yang menjadi korban banjir bandang di Adonara. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Ali Tokan bahagia bercampur sedih.

Kebahagian di wajahnya karena keluarganya yang hilang sejak terkena banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur telah ditemukan, Selasa (6/4/2021) siang.

Walau sudah meninggal dunia tapi Ali dan keluarga bersyukur karena mereka telah menemukan korban yang selama ini tinggal di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur.

Di mana sejak pasca banjir Kamsina hilang dan baru ditemukan meninggal oleh tim keluarga di sekitar kios yang roboh diterjang banjir.

Ali kepada wartawan di Waiwerang, Selasa (6/4/2021) malam menjelaskan, keluarga sejak kejadian telah mencari Kamsina di lokasi banjir tapi tidak berhasil.

Keluarga lalu meminta bantuan leluhur di Witihama.

Baca juga: Warga di Pesisir Kota Kupang Mengungsi 10 Km ke Arah Jembatan Petuk Akibat Isu Tsunami

"Kami Senin (5/4/2021) malam ke rumah adat minta bantuan leluhur dan ada petunjuk jasadnya masih ada di sekitar kiosnya. Pada siangnya, Selasa (6/4/2021) kami lalu cari.Tiba-tiba Yudas Tokan, keluarga kami tunjuk kalau jasad Kamsina ada di bagian dalam reruntuhan bangunan.Kami lalu angkat dan benar itu jasad keluarga kami yang bernama Kamsina.Kondisi Kamsina sudah meninggal dan sangat memprihatinkan.Sehabis diangkat kami lalu mandikan dan kuburkan.Kami buat kuburnya biar Kamsina ada tempat yang layak," kata Ali.

Baca juga: Kapolda NTT Perintah Tindak Tegas Spekulan Harga Bahan Bangunan Pasca Bencana di Kota Kupang

Ia mengaku keluarga bahagia bercampur sedih telah mendoakan kepergian Kamsina agar tenang di akhirat.

"Sebelum kejadian Kamsina bersama dua anaknya di kios karena sedang membuat kue paskah pesanan orang.Begitu banjir ia sempat bangunkan dua anaknya. Anaknya selamat tapi Kamsina hilang. Sesudah kejadian keluarga mencari di lokasi tapi tidak berhasil. Namun berkat doa leluhur Kamsina telah ditemukan," papar Ali.

Ia mengatakan, tidak ada tanda dan firasat jelang bencana yang menimpa Kamsina.

"Namun malam sebelum kejadian Kamsina bersama keluarga besar di Witihama karena ada acara kematian keluarga. Akan tetapi ia pamit ke rumahnya di Waiburak karena ingin membuat kue paskah pesanan orang," paparnya.

Kepergian Kamsina diantar suami dan empat anaknya dengan linangan airmata bersama keluarga.(ris)

Baca juga: Kota Kupang Resmi Tetapkan Status Darurat Bencana 14 Hari Ke Depan

Ali Tokan, keluarga Kamsina yang menjadi korban banjir bandang di Adonara.
Ali Tokan, keluarga Kamsina yang menjadi korban banjir bandang di Adonara. (PK/RIS)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved