Banjir Bandang Adonara

Warga Desa Nelelamadike Temukan Potong Tubuh Korban Banjir Bandang di Flores Timur

Saat pencarian ada warga yang ditemukan meninggal dunia jasad tubuhnya utuh tapi ada yang hanya potong tubuh saja.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
FOTO BASARNAS MAUMERE/PK
Pencarian korban banjir di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Flotim oleh Basarnas bersama warga.  

Warga Desa Nelelamadike Temukan Potong Kaki, Perut, Tangan dan Tulang Rusuk Korban Banjir Bandang

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA--Pencarian korban bencana pasca banjir di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur warga desa menemukan potong kaki dan perut manusia.

Potong tubuh manusia ini ditemukan usai banjir.

Di mana warga menggunakan alat secara mencari para korban yang hilang sehabis banjir.

Saat pencarian ada warga yang ditemukan meninggal dunia,  jasad tubuhnya utuh tapi ada yang hanya potong tubuh saja.

Potong tubuh manusia tersebut telah dimakamkan warga tanpa diketahui namanya.

Sedangkan warga yang jasadnya dikenal ditulis namanya di bagian atas jenasah sebelum dimakamkan.

Baca juga: Kades Nelelamadike Kabupaten Flores Timur : Warga Saya Tidak Ada Yang Berani Tidur di Rumah

Baca juga: Wabup Agustinus Boli: 63 Warga Desa Nelelamadike Kabupaten Flores Timur Tewas Tertimbun Longsor

Temuan potong manusia di Desa Nelelamadike terekam dalam video Rafael Lamanepa, warga Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur.

Rafael kepada POS-KUPANG.COM di Waiwerang, Senin 5 April 2021 malam mengisahkan, sesudah banjir bandang ia dengan sepeda motor mengecek kondisi bencana dan keluarganya yang terkena dampak bencana.

Saat di Desa Nelelamadika ia pun mampir ke balai desa.

Di balai desa jasad dimandikan, dibungkus baru dimakamkan.

Namun dari jasad yang dibaringkan di balai desa ada dua yang hanya potong tubuhnya saja.

Satunya hanya kaki dan perut manusia.

Jenazah korban tanah longsor di Desa Lamanele, Kecamatan Ile Boleng saat dievakuasi
Jenazah korban tanah longsor di Desa Lamanele, Kecamatan Ile Boleng saat dievakuasi (Foto Ria Atasoge untuk Pos-kupang.com)

"Saya sempat mengambil video bagian kaki manusia yang sedang dibersihkan warga karena penuh lumpur. Bagian kakinya dibersihkan dan dimandikan dengan air baru dibungkus untuk pemakaman. Ada satu lagi bagian perutnya saja tapi sudah dibungkus dan diletakkan diantar jasad para korban lainnya," papar Rafael.

Ia mengaku ketika di balai desa ada 25 jasad yang dibaringkan sudah lengkap dengan namanya.

Baca juga: Mengenal Pulau Adonara di Kabupaten Flores Timur Provinsi NTT, Sebuah Kerajaan Tahun 1650?

Baca juga: Pemprov Koordinasi BNPB Terkait Bencana di NTT, Besok Kepala BNPB Ke Kabupaten Flores Timur 

Sedangkan dua potong tubuh tidak diberi nama.

"Warga dan keluarga korban di Desa Nelelamadike tahu nama para korban karena sudah kenal wajah para korban sehingga memudahkan proses identifikasi nama orang," papar Rafael.

Informasi soal penemuan potong tubuh manusia di Nelelamadike dibenarkan kades di desa itu.

Para korban tewas tertimbun bencana di Adonara, Flores Timur
Para korban tewas tertimbun bencana di Adonara, Flores Timur (istimewa)

Kades Pius Pedang saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM pertelepon, Selasa 6 April 2021 pagi menjelaskan, pada hari pertama pencarian tim dan warga menemukan potong tubuh manusia di dalam reruntuhan rumah.

"Benar hari pertama pasca banjir saat banjir warga temukan potong tubuh manusia. Ada kaki, perut dan tangan. Kemarin ada juga potong tubuh tulang rusuk belakang. Semua sudah kami kubur bersama korban yang lain di satu tempat saja. Kami kubur  dan tidak tahu orang yang organ tubuhnya tidak utuh lagi," kata Pius.

Baca juga: Ibu di Adonara  Folres Timur Ini Sedang Buat Kue Paskah Saat Banjir Bandang, Ada Cerita Yasin

Baca juga: Pantau Lokasi Bencana Adonara, Rombongan BNPB Bergerak ke Adonara Flores Timur Lewat Jalur Darat

Ia menegaskan, korban meninggal di desa sampai Senin 5 April 2021 malam ada 44 orang dan korban hilang ada 12 orang.

"Dari 12 orang ada bayi 1 tahun dan orang dewasa. Kami hari ini akan cari lagi bersama Basarnas, TNI, Polri dan warga," papar Pius.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Berita Banjir Bandang Adonara

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved