Breaking News:

Bencana Alam NTT

Banjir Benenai Kabupaten Malaka Belum Surut, Evakuasi Korban Terus berlanjut

semua pihak untuk mengevakuasi warga yang yang terjebak dari Desa Fahikuka dan beberapa desa lain di area DAS.

POS-KUPANG.COM/EDY HAYONG
Suasana evakuasi warga yang terjebak banjir di Malaka, Selasa 6 April 2021  

Banjir Benenai Kabupaten Malaka Belum Surut, Evakuasi Korban Terus berlanjut

POS-KUPANG.COM I BETUN--Walaupun hujan sudah mulai menunjukan intensitas rendah namun banjir kiriman dari TTU dan TTS tetap berjalan.

Akibatnya aliran banjir di DAS Benenai di wilayah Kabupaten Malaka masih belum surut. Terhadap warga yang terjebak banjir, evakuasi masih terus dilakukan menggunakan perahu karet maupun pertolonga manual.

Pantauan Pos-Kupang di Area DAS Benenai, Selasa (6/4) aliran banjir masih terus terjadi. Pemerintah Kabupaten Malaka mengerahkan semua pihak untuk mengevakuasi warga yang yang terjebak dari Desa Fahikuka dan beberapa desa lain di area DAS.

Anggota TNI dan Polri, Brimob dan Banser NU Kabupaten Malaka diterjunkan dengan kekuatan penuh guna mengevakuasi korban yang terjebak banjir sejak Senin 5 April 2021.

Baca juga: Banjir Kiriman dari TTU-TTS Nyaris Jebolkan Tanggul di Weliman Kabupaten Malaka

Baca juga: Di Kabupaten Malaka, Gubernur NTT Minta Perhatian Serius Persoalan Stunting

Kapolres Malaka AKBP Albert Neno di lokasi banjir menjelaskan dari kepolisian menurunkan sebanyak 280 anggota di tambah anggota Brimob dari Atambua,  TNI dari Yonif Raider 744 Kompi A dan Kompi B sebanyak 100 personil dan koramil yang ada di Malaka sebayak 100 pesonil juga Banser NU Kabupaten Malaka sebanyak 15 personil.

Mengenai korban akibat terbawa arus sementara sebanyak 4 orang yang meninggal 1 orang anak - anak 3 orang dewasa.

Secara terpisah Penjabat Bupati Malalaka,  Viktorinus Manek saat  menjelaskan laporan sementara , 23 desa di tiga kecamatan terendam banjir.

Dari pemerintah Kabupaten Malaka bersama Polri dan TNI,  Banser NU Malaka sudah megerahkan kekuatan penuh untuk mengevakuasi para korban banjir yang terjebak.

 Terkait Stok bahan makanan, katanya, tersedia karena sudah disiapkan di dapur umum yang terpusat di Susteran SSPS betun. Juga dapur umum yang tersebar di beberap lokasi dan siap mendistribusikan makanan ke korban yang terjebak melalui perahu karet dari BPBD.

Baca juga: Komunitas Belu Hijau dan BTC Berempati dengan Nasib Korban Banjir Malaka

Baca juga: Malaka Dilanda Banjir, 23 Desa di 4 Kecamatan Terkena Dampak

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved