Terjadi Gelombang Pasang 5 M di Pantai Utara Kabupaten Ende, Dua Desa Terdampak
Dua desa yang terdampak gelombang pasang tersebut yakni Desa Aewora dan Desa Ngalukoja.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Terjadi Gelombang Pasang 5 M di Pantai Utara Kabupaten Ende, Dua Desa Terdampak
POS-KUPANG.COM | ENDE -- Telah terjadi gelombang pasang setinggi 4 - 5 Meter di wilayah Pantai Utara, tepatnya di Desa Aewora, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (2/4/2021).
Dua desa yang terdampak gelombang pasang tersebut yakni Desa Aewora dan Desa Ngalukoja.
Keterangan tertulis yang diterima POS-KUPANG.COM, Sabtu 3 April 2021 dari anggota Babinsa Koramil 1602 - 04 Maurole, menyebutkan, gelombang pasang tersebut diduga akibat angin kencang dan hujan deras.
"Gelombang pasang diperkirakan sekitar 4 sampai 5 meter," kata Sertu Abdullah M. Ambry.
Baca juga: Menanti Program Langit Biru Masuk di Kabupaten Ende Harga Pertalite Turun
Baca juga: Erik Rede Apresiasi Petani Sorgum Asal Kabupaten Ende Jaga Ketahanan Pangan
Disebutkan, Dusun Aewora Barat tepatnya di Enabara jalan Trans Utara Ende - Maumere, sebagian badan jalan terkikis gelombang.
Tidak hanya itu, pepohonan tumbang dan mengakibatkan kabel listrik tertimpa pohon sehingga aliran listrik untuk Desa Aewora dan Desa Ngalukoja padam.
Sementara itu di Desa Ngalukoja di RT 06/RW 02 tiang listrik jatuh melintas di badan jalan sehingga jalan Trans Utara Ende - Maumere untuk sementara tidak bisa di lalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Babinsa menghubungi pihak PLN Unit Maurole untuk segera atasi.
Tidak ada jorban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material, masih dalam pendataan oleh aparat Desa Ngalukoja dan Desa Aewora.
Baca juga: Umat Lintas Agama Bangun Gereja St. Donatus Bhoanawa Kabupaten Ende, Begini Targetnya
Baca juga: Perilaku Pelajar di Kabupaten Ende Mengkwatirkan, Pesta Miras di Taman Bung Karno
Langkah yang dilakukan anggota Babinsa Koramil 1602-04 /Maurole, antara lain, mengecek langsung di lokasi, melaksanakan koordinasi dengan Kepala Desa Ngalukoja.
Selain itu, Babinsa juga menyampaikan himbauan dan membantu masyarakat yang berada di daerah Pesisir pantai untuk segera mengungsi sementara ke tempat yang lebih tinggi.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)