Semana Santa di Kabupaten Flores Timur Tanpa Patung Tuan Ma dan Tuan Ana
Ritual suci tahun ini difokuskan di gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka tanpa melibatkan banyak umat karena wabah pandemi Covid-19.
Sebelumnya, Don Martinus DVG, ahli waris Kerajaan Larantuka mengatakan keputusan ketiadaan prosesi Semana Santa itu sesuai instruksi pimpinan tertinggi ordoneri keuskupan. Hal itu untuk mencegah kerumunan umat yang melanggar protokol kesehatan.
Baca juga: Jelang Perayaan Paskah, Polres Manggarai Timur Rapat Persiapan Operasi Semana Santa Ranaka 2021
"Kita hanya lakukan dalam gereja dengan doa Jumat Agung," ujarnya kepada wartawan, Senin 29 Maret 2021.
Menurut dia, dua Kapela Tuan Ma dan Tuan Ana akan dibuka namun akan dibatasi untuk umum. Ritual penciuaman patung juga, lanjut dia, ditiadakan.
Umat yang datang dengan jumlah yang dibatasi hanya bisa diijinkan membakar lilin dan berdoa di luar pintu kapela (Sembah Wado).
Baca juga: Sambut Semana Santa Jadi Event Nasional, Bupati Flotim Siap Benahi dan Gandeng Pihak Gereja
"Kita tahu seluruh umat punya kerinduan besar sekali terhadap Semana Santa, tapi ritual cium patung tidak ada. Kita antisipasi ada kerumunan dan melanggar aturan prokes covid-19," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/suasana-malam-prosesi-semana-santa-larantuka.jpg)