Breaking News:

Razman Nasution Tinggalkan Kelompok Moeldoko, Ditanggapi AHY dengan Respon Menohok: Itu Masa Lalu

Razman Arif Nasution, Ketua Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang, tiba-tiba memilih meninggalkan Moeldoko cs.

FATHUR ROCHMAN
Kuasa Hukum Komjen Pol Budi Gunawan, Razman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (29/1/2015) 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Razman Arif Nasution, Ketua Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang, tiba-tiba memilih meninggalkan Moeldoko cs.

Selaini tu, Razman Nasution juga memilih mundur diri dari posisinya sebagai Koordinator Tim Hukum Pembela Demokrat kubu Moeldoko.

Hingga saat ini belum diketahui apa alasan Razman Nasution meninggalkan Moeldoko cs dan mencampakkan partai demokrat abal-abal tersebut.

Razman Nasution menyebutkan, meski dirinya telah memilih tinggalkan kepengurusan Moeldoko, tapi ia tetap menghormati sosok yang sempat menjadi junjungannya itu.

Baca juga: Marzuki Alie Sebut Keputusan Pemerintah Sudah Tepat Tolak Demokrat versi Moeldoko, Lho Kok Mbalelo?

Baca juga: Moeldoko Memilih Diam Setelah Kepengurusan Demokrat Versi KLB  Ditolak Pemerintah, Indikasi Galau?

Terhadap sikap Razman yang mundur dan meninggalkan Partai Demokrat versi KLB, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberi tanggapan yang menohok.

Bagi Agus Harimurti Yudhoyono, gerombolan Moeldoko hanyalah masa lalu.

"Mantan kader pelaku KLB Ilegal Sibolangit maupun gerombolan Moeldoko lainnya, bagi kami adalah masa lalu," ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, kepada wartawan, Sabtu 3 April 2021.

Pasca pengumuman dari Menkumham, Herzaky menegaskan pihaknya saat ini sedang fokus berkonsolidasi dengan para pengurus, anggota dewan dan kader, baik di pusat, provinsi, maupun di kabupaten/kota.

Dengan demikian, dia mengharapkan Partai Demokrat dapat kembali fokus dan optimal membantu rakyat terdampak pandemi.

"Lebih baik kami memusatkan perhatian, tenaga, energi, dan waktu kami untuk merajut masa depan yang lebih baik untuk bangsa dan negara ini, untuk demokrasi Indonesia, dan untuk Partai Demokrat," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved