Meskipun Hujan, Kehadiran dan Kerinduan Jemaat Kembali Beribadah di Gereja Terpenuhi
Pelaksanaan Jumat Agung di Gereja Maranatha Oebufu dilakukan secara offline dengan dua kali kebaktian tadi pagi berlangsung dengan baik
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
"Semangat paskah juga melandasi kita untuk tetap hidup dalam ketaatan kepada Allah tentu semuanya mengacu dan mengajarkan kita untuk taat pada prokes dan taat pada panggilan untuk merawat kehidupan bersama," tukasnya.
Kemudian ada kebaktian syukur paskah pada 5 April, ada pelayanan baptisan kudus di dalamnya. "Kami sudah selesai perjamuan kudus di rayon rayon. Karena di masa pandemi ada kegiatan secara offline dan online yang dilakukan mengacu strategi pelayanan sehingga semuanya tetap dilakukan secara baik. Kita melihat sisi positif dan mengambil energi positif untuk berbagi bahwa media komunikasi dan IT hari ini cukup menolog kita untuk melakukan perjumpaan dengan Tuhan. Jemaat ada yang ibadat di rumah masing-masing dan gereja. Ada liturgi yang dibagikan secara tertulis, ada youtube juga bisa menjadi panduan untuk bersama-sama menjadi panduan, sehingga pelayanan dapat berjalan dengan baik. Walaupun pandemi ada didepan, kita tetap harus berkarya dan gereja kehadirannya harus tetap ada dirasakan oleh jemaat," tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).