Breaking News:

Meskipun Hujan, Kehadiran dan Kerinduan Jemaat Kembali Beribadah di Gereja Terpenuhi

Pelaksanaan Jumat Agung di Gereja Maranatha Oebufu dilakukan secara offline dengan dua kali kebaktian tadi pagi berlangsung dengan baik

ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Para Pendeta, Phrg dan Majelis pose bersama usai melaksanakan kebaktian Jumat Agung, Jumat (3/4/2021) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Pelaksanaan Jumat Agung di Gereja Maranatha Oebufu dilakukan secara offline dengan dua kali kebaktian tadi pagi berlangsung dengan baik.

Jemaat menyambutnya dengan baik dan pelaksanaanya disiplin protokol kesehatan. Aparat keamanan, polisi dan pemuda lintas agama membantu untuk mengamankan. 

Meskipun dalam curah hujan, kehadiran dan kerinduan jemaat cukup bisa ditampung oleh Gereja Maranatha Oebufu.

Dalam khotbah Jumat Agung di kebaktian pertama pukul 06.00 Wita oleh Pendeta ludwina Uli Loni Tjung dan kebaktian kedua pukul 08.00 Wita, Pdt Sarlinda Anggal Kisek mengingatkan untuk merefleksikan kembali hidup pada kebenaran dan pertobatan.

Baca juga: 20 Ucapan Hari Paskah 2021, Sejarah dan Pengertian Jumat Agung, Hari Kesedihan dan Penebusan Dosa

Baca juga: Pelaksanaan Paskah di Gereja St. Yosef Bajawa dan Gereja MBC Dikawal Ketat TNI-Polri

Karena Tuhan dalam penderitaan dan kesengsaraan memberikan pesan penebusan untuk manusia kembali lagi menjalani hidup bersama di jalan yang benar.

Kekerasan tidak boleh ada dan bukan jalan yang terbaik, Yesus menempuh banyak penderitaan dan kekerasan yang luar biasa tapi Yesus memenangkan dengan sebuah kesempatan melepaskan pengampunan.

Jadi dalam hidup, kita juga harus memberikan pengampunan dan hidup dalam karya keselamatan Allah.
Suara gembala yang disampaikan Ketua Majelis Jemaat, Pdt Desiana Rondo Effendy hari ini berhadapan dengan pandemi.

"Kita harus berdamai dengan diri kita sendiri terlebih dahulu baru bisa berdamai dengan orang lain dan dengan Tuhan. Sebab kekerasan tidak pernah menghasilkan sebuah kebaikan tetapi kekerasan menimbulkan banyak perpecahan. Oleh karena itu mari kita berdamai dengan diri kita melepaskan pengampunan supaya kita mendapatkan pengampunan dari Tuhan," tuturnya.

Baca juga: Kumpulan Ucapan Jumat Agung - Paskah Cocok di Media Sosial: Terima Kash Tuhan, KasihMU Sungguh Besar

Baca juga: Bikin Doi Klepek-klepek, Inilah 20 Ucapan Paskah Paling Romantis di Tengah Pandemi Serta Waktunya

Dalam relasi bersama, lanjutnya, toleransi yang ada, menjaga kehidupan secara baik sebagai umat beragama, kita juga menjaga kebersamaan dalam persekutuan meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan dan juga meningkatkan imun tubuh dengan prokes dan merawat kehidupan bersama sama secara baik. 

"Kita ada dalam berbagai ancaman, tetap waspada berjaga-jaga dalam kemajemukan yang ada, toleransi bagi unat beragama tetap menjadi bagian yqng dihadirkan di tengah situasi pandemi," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved