Bom di Makassar

WASPADA, Ajaran Lukman dan Istrinya Sudah Menyebar: Isinya Jihad, Sasarannya Para Peserta Pengajian

Sekarang baru terbongkar bahwa sebelum melakukan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Lukman dan istrinya sebarkan ajaran sesat.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Pemakaman jenazah pelaku bom bunuh diri di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Senin (29/3/2021) malam. 

POS-KUPANG.COM, MAKASSAR - Sekarang baru terbongkar bahwa sebelum melakukan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, ternyata Lukman dan istrinya telah menyebarkan ajaran sesat.

Ajaran sesat yang disebarkan Lukman dan istrinya YSF, adalah mendoktrin para peserta pengajian untuk melakukan jihad.

Peran kedua pelaku bom bunuh diri tersebut, sudah dilakukan terhadap para peserta pengajian di perumahan Villa Mutiara Cluster Biru, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Kapolri mengatakan, doktrin Lukman dan istrinya itu telah disampaikan secara berulang kali kepada para peserta pengajian di perumahan yang berlokasi di Kecamatan Biringkayana, Makassar.

Itu dilakukan karena Lukman dan istrinya selalu mengikuti pengajian di perumahan Villa Mutiara Cluster Biru tersebut.

"Mereka ada dalam kelompok pengajian Villa Mutiara dimana masing-masing punya peran untuk memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana untuk jihad," ungkap Kapolri.

Baca juga: Raul Lemos Larang Krisdayanti Bawa Putra Putrinya ke Pernikahan Aurel Hermasya dan Atta, Alasannya?

Baca juga: Tiga Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Dalam Kasus Dana Desa Taebone Kabupaten TTS

Sebelumnya diberitakan, sebelum melancarkan aksi jihad bersama istrinya di Gereja Katedral Makassar, Lukman terlebih dahulu meninggalkan surat wasiat kepada ibunya.

"L (Lukman) sempat tinggalkan wasiat kepada orang tuanya. Isinya, yang bersangkutan pamit, siap untuk mati syahid," kata Jenderal Listyo.

Hasil identifikasi dari pelaku Lukman melancarkan aksinya bersama sang istri berinisial YSR.

Keduanya dapat dikenali, setelah tim DVI memperoleh hasil sidak jarinya.

"Pelaku berjnisal L dan perempuan inisal YSR. Keduanya pasutri (pasangan suami istri) dan terindentifikasi dan sidik jarinya," ujarnya.

Korban ledakan bom Gereja Katedral Makassar. Dalam peristiwa yang terjadi Minggu 28 Maret 2021 itu, oknum perempuan ini yang diduga terlibat karena memberi kode kepada pelaku sebelum peristiwa terjadi.
Korban ledakan bom Gereja Katedral Makassar. Dalam peristiwa yang terjadi Minggu 28 Maret 2021 itu, oknum perempuan ini yang diduga terlibat karena memberi kode kepada pelaku sebelum peristiwa terjadi. (Warta Kota.com)

Luka dan Istrinya Dinikahkan Risaldi

Hal lain yang diungkapkan Kapolri, adalah Lukman dan YSF istrinya, baru saja nikah sekitar enam bulan lalu.

Keduanya dinikahkan oleh Risaldi, tersangka teroris yang telah tewas saat hendak ditangkap di Villa Mutiara, Januari lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved