Breaking News:

Anggota DPRD Kota Kupang, Richard Odja Sarankan Pemkot Rekrut Petugas Khusus Fogging

Anggota DPRD Kota Kupang, Richard Odja sarankan pemkot rekrut petugas khusus fogging

ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Anggota DPRD Kota Kupang turun menginisiasi foging di Kelurahan Naikoten 1 

Anggota DPRD Kota Kupang, Richard Odja sarankan pemkot rekrut petugas khusus fogging

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Warga Kota Kupang diimbau untuk juga waspada dengan penyakit DBD di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu berbagai upaya pun dilakukan, salah satunya oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Kupang, Richard Odja.

Richard mengatakan meski jumlah kasusnya mengalami penurunan dibandingakan tahun sebelummnya, tetapi upaya pencegahan dini harus terus dilakukan.

Ia pun turun langsung menginisiasi dan membiayai pelaksanaan fogging di RT 06, 08, 09,10, 12 dan RT 13 di Kelurahan Naikoten 1, dengan menggandeng Dinas Kesehatan dan tim relawannya (R2) dalam melakukan fogging.

Baca juga: Anggota DPRD Kota Kupang, Epi Seran Sarankan Para Pengubur Jenazah Covid-19 Tidak Usah Bekerja

Baca juga: Anggota DPRD Kota Kupang Ini Minta Kelanjutan Pembangunan Kantor Dukcapil Jadi Prioritas Tahun 2022

Pengasapan tersebut, kata Richard, dilakukan menyusul permintaan masyarakat. Gejala-gejala DBD yang sudah mulai timbul di wilayah setempat, dibutuhkan kesigapan untuk menanganinya, termasuk dengan upaya pencegahan.

Kata Richard meski foging ini hanya untuk membunuh nyamuk dewasa, bukan jentik. Namum tahap ini harus dimulai. Jika tidak, potensi penyebarannya tak akan terbendung.

Dinas Kesehatan, lanjutnya, mempunyai semangat yang sama dalam memberantas DBD sehingga membantu, memfasilitasi, dan membangun koordinasi dilaksanakannya pengasapan tersebut.

Ia mengajak masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih dan rutin melakukan gerakan 3M. Masyarakat juga disarankan mengambil abate di fasilitas kesehatan terdekat secara gratis.

Baca juga: Anggota DPRD Kota Kupang Lakukan Reses II, Warga Keluhkan Infrastruktur dan Lampu Jalan

Baca juga: 26 Orang Positif Covid-19, Kantor DPRD Ditutup, Begini Instruksi Ketua DPRD Kota Kupang

Dinkes kota, telah menyiapkan 1,5 ton abate yang disalurkan di masing-masing Puskesmas. Kapan saja, masyarakat bisa mengambilnya.

"Dalam mencegah DBD peran semua pihak sangat dibutuhkan. Penanganannya butuh kerja terintegrasi, tidak hanya mengharapkan satu pihak saja. Kesadaran bersama juga menjadi kunci pencegahannya," tuturnya.

Ia menyarankan agar lebih efektif dalam pelaksanaan foging atau upaya pencegahan, pemerintah Kota merekrut petugas khusus untuk fokus menangani hal ini. Dinkes Kota, selama ini hanya mengunakan tenaga lepas tanpa kontrak dalam melakukan fogging. Tenaga mereka dibutuhkan, jika adanya permintaan foging.

"Dengan tenaga ini, kita bisa lebih fokus dalam melakukan berbagai upaya pencegahan. Selain foging tentunya juga bisa melaksanakan kegiatan lain, seperti imbauan-imbauan kepada masyarakat dan juga pelayanan abate," ujarnya.

Warga Kelurahan Naikoten begitu antusias menerima foging (pengasapan) di wilayah mereka. Meski sudah terdapat kasus dan gejala DBD, belum pernah sekalipun wilayah itu dilakukan pengasapan dalam upaya membunuh nyamuk yang menjadi sumber penyebaran DBD itu.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Berita DPRD Kota Kupang

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved