Bom Makassar
Sejarah Mengejutkan Gereja Katedral Makassar, Gereja Tertua di Kota Makassar & Wilayah Sulsel, SIMAK
Sejarah Mengejutkan Gereja Katedral Makassar, Gereja Tertua di Kota Makassar & Wilayah Sulsel, SIMAK
Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
POS-KUPANG.COM - Sejarah Mengejutkan Gereja Katedral Makassar, Gereja Tertua di Kota Makassar & Wilayah Sulsel, SIMAK
Minggu Palma, 28 Maret 2021 pagi, suara ledakan seperti bom terdengar di seputar Jl Kajaolalido - MH Thamrin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Belum diketahui jenis benda apa yang meledak itu.
Baca juga: Ini Daftar Teror Bom Paling Mengerikan di Indonesia Sejak Tahun 2000 Hingga 2021 Ratusan Orang Tewas
Baca juga: BREAKING NEWS: Bom Meledak di Jl Kajaolalido - MH Thamrin Makassar
Baca juga: BREAKING NEWS: Bom Meledak di Gereja Katedral Makassar Usai Misa Minggu Palma, Begini Kronologinya
Namun sejumlah warga yang melintas atau berada di sekitar terlihat panik.
Dalam video rekaman yang beredar, terdengar suara warga yang menyebut ledakan itu adalah bom dan terdapat potongan tubuh.
Banyak juga warga yang lalu lalang karena panik.
Diinformasikan bom tersebut meledak persis di depan Gereja Katedral Makassar usai perayaan misa mInggu palma 28 Maret 2021.
Tahukah kamu dimana letak Gereja Katedral Makassar dan bagaimana sejarah adanya gereja Katedral ini?
Mari kita simak.
Dikutip dari Wikipedia Minggu 28 Maret 2021, Gereja Katedral Makassar (dahulu bernama Gereja Katedral Ujung Pandang) yang nama resminya adalah Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus adalah gedung gereja tertua di kota Makassar dan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan dan Tenggara.
Baca juga: Ini Daftar Teror Bom Paling Mengerikan di Indonesia Sejak Tahun 2000 Hingga 2021 Ratusan Orang Tewas
Baca juga: BREAKING NEWS: Bom Meledak di Jl Kajaolalido - MH Thamrin Makassar
Baca juga: BREAKING NEWS: Bom Meledak di Gereja Katedral Makassar Usai Misa Minggu Palma, Begini Kronologinya
Gereja ini didirikan pada 1898 pada permulaan tahap kedua kehadiran Gereja Katolik di Makassar.
Misa mingguan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu.
Pada hari Sabtu dilaksanakan pada pukul 18.30, dan pada hari Minggu dilaksanakan sebanyak lima kali yaitu pada pukul 06.30, 08.30, 10.30 (English Mass), 16.30, dan 18.30.
Pada 1525 kota Makassar pertama kali disinggahi oleh tiga orang pastor dan misionaris dari Portugal, yaitu Pastor Antonio do Reis, Cosmas de Annunciacio, Bernardinode Marvao, dan seorang bruder.
Namun baru pada 1548 Pastor Vincente Viegas datang dari Malaka dan ditugasi di Makassar.