Breaking News:

Kejati NTT Tangkap DPO Terpidana Korupsi PLTS Rote Ndao

Johanis merupakan buron kasus korupsi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kabupaten Rote Ndao tahun 2014 lalu

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Terpidana korupsi PLTS Rote Ndao, Johanis Mesah (baju putih) saat diamankan Tim Tabur Kejati NTT 

Kejati NTT Tangkap DPO Terpidana Korupsi PLTS Rote Ndao

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Kuasa Direktur PT. Kencana Sakti Kupang, Johanis Mesah, berhasil ditangkap tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT).

Johanis merupakan buron kasus korupsi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kabupaten Rote Ndao tahun 2014 lalu. Ia ditangkap setelah JPU menerima hasil putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) RI.

Terpidana korupsi kasus korupsi PLTS Tahun 2014 ini ditangkap di kediaman orang tuanya di wilayah Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Usai diamankan, terpidana langsung digiring ke kantor Kejati NTT.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim  mengatakan terpidana masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Kabupaten Rote Ndao sejak beberapa bulan lalu.

Dalam amar putusan kasasi, majelis hakim menyatakan terdakwa Johanis Mesah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama.

Majelis hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama empat tahun. Terdakwa juga diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 200 juta subsidair enam (6) bulan kurungan.

Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan dimana terdakwa diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 607. 947. 512, 65, dengan ketentuan, apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti setelah putusan hakim berkekuatan hukum tetap, maka seluruh harta terdakwa akan disita untuk dilelang guna menutupi kerugian keuangan negara. Apabila itupun tidak mencukupi, maka akan ditambah dengan pidana penjara selama 1 tahun.

Menurut dia, dalam kasus ini terpidana telah menitipkan uang kompenisasi kepada jaksa penuntut umum sebesar Rp. 169. 500. 000, sehingga kerugian keuangan negara menjadi 438. 497. 512, 65.

Baca juga: Sidang Korupsi PLTS di Mabar , Saksi Ahli Sebu Rafael Tidak Bisa Dipidana

Baca juga: Tim Penyidik Terus Lidik Dugaan Korupsi PLTS Rp 186 M di TTS

Baca juga: Kejati NTT Bidik Calon Tersangka Dugaan Korupsi PLTS di TTS

"Terpidana akan dimasukan ke Lapas Kelas II B Kupang," tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved