Senin, 27 April 2026

SAMA-Sama Gatal Ingin Perang, Amerika Siap Serang Duluan, Jenderal China Bocorkan Skenario Terburuk

Amerika sudah menghadirkan patrolik Kapal Induk bersama gugus tempurnya serta menerbangkan pesawat pengintai dan pesawat pembom di Laut China Selatan

Editor: Alfred Dama
Kolase public.navy.mil/South China Morning Post
Tak Bisa Dihindari, Laut China Selatan Tunggu Pertempuran Mengerikan, 12 Jet Tempur Tiongkok vs Kapal Induk dan 3 Kapal Penghancur AS! 

SAMA-Sama Gatal Ingin Perang, Amerika Siap Serang Duluan, China Jelaskan Skenario Terburuk Jika Digempur AS

POS KUPANG.COM -- Amerika dan China sama-sama tidak mau mengala dalam konflik di wilayah sengketa Laut China Selatan

Amerika sudah menghadirkan patrolik Kapal Induk bersama gugus tempurnya serta menerbangkan pesawat pengintai dan pesawat pembom di Laut China Selatan hingga Laut China Timur 

Bahkan kedua negara sama-sama gatal ingin perang, hal ini nampak dari pernyataan para petinggi militer dari dua negara yang berseteru itu

Pejabat militer tertinggi kedua di China telah mengisyaratkan kemungkinan perang dengan Amerika Serikat (AS) bisa terjadi kapan saja.

Hal ini dikarenakan Beijing menyerukan pengeluaran militer yang lebih tinggi untuk persiapan konflik dengan Washington

Siapakah pejabat militer tertinggi kedua di China itu?

Dia adalah Jenderal Xu Qiliang

Baca juga: Okan Kornelius Berkonflik Setelah Bercerai, Lee Sachi Tidak Takut Dilaporkan Mantan Suami Polisi

Baca juga: BCL Blak-blakan Sebut Maia Estianty Sebagai Juri Indonesian Idol yang Suaranya Paling Jelek

Baca juga: Massa Ngamuk hingga Geruduk Kantor DPP Partai Demokrat ,  Cari AHY

Baca juga: Mahfud MD Pastikan Jokowi Tolak Wacana Jabatan Presiden 3 Periode, Tak Ingin Balik seperti Orba

Siap Perang, China Gencar Buat Senjata Baru untuk Menghadapi Pertempuran Lawan Amerika
Siap Perang, China Gencar Buat Senjata Baru untuk Menghadapi Pertempuran Lawan Amerika ((eng.chinamil.com.cn/ Foto oleh Feng Cheng))

Dilansir dari express.co.uk pada Senin (15/3/2021), Jenderal Xu Qiliang adalah orang kedua di China dalam komando angkatan bersenjata setelah Presiden China Xi Jinping.

Jenderal Xu mengatakan peningkatan pengeluaran militer diperlukan untuk melawan 'Perangkap Thucydides'.

Itu merupakan istilah yang dipopulerkan oleh ilmuwan politik AS, Graham T. Allison , yang mengacu pada perang yang tak terhindarkan ketika kekuatan global baru menggantikan yang sudah ada.

Berbicara dalam diskusi kelompok di samping pertemuan tahunan Kongres Rakyat Nasional China, Jenderal Xu mengatakan pertumbuhan Beijing mengancam AS.

“Dalam menghadapi perangkap Thucydides dan masalah perbatasan, militer harus mempercepat peningkatan kapasitasnya," kata Jenderal Xu.

“Kita harus membuat terobosan dalam metode dan kemampuan tempur, dan meletakkan dasar yang kuat untuk modernisasi militer.”

Jenderal Xu kemudian mencatat PDB China sama dengan lebih dari 70 persen ekonomi AS, dan menambahkan: "Ini berarti kita sudah berdiri di posisi kunci dari babak baru menuju kekuatan."

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved