Konflik Laut China Selatan
Dimusuhi Inggris,Amerika Serikat dan Uni Eropa,China Ketahuan Berambisi Kuasai Dunia dengan Cara ini
Dimusuhi Inggris,Amerika Serikat dan Uni Eropa,China Ketahuan Berambisi Kuasai Dunia dengan Cara ini
24h.com.vn
Rudal balistik DF-17 membawa hulu ledak supersonik
Melansir dari SCMP, China saat ini memimpin militer terbesar di dunia dengan 2,18 juta tentara termasuk pelaut dan penerbangan yang masih aktif.
Selain itu menurut para ahli, perluasan Angkatan laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) serta kemajuan teknologi militer menjadi acuan.
China diketahui sangan pesat dalam memperkuat kekuatan militer mereka dalam waktu 6 tahun terakhir sejak 2015 silam.
Pada bulan September, Departemen Pertahanan AS mengakui bahwa rencana tersebut akhirnya melampaui ukuran Angkatan Laut AS.
Setidaknya China bakal mampu menguasai militer dunia pada tahun 2030 sampai 2049 mendatang bila tak dicegah.
Hal itu bisa dilihat dari perkembangan armada laut yang hanya 255 kapal pada tahun 2015 dan kini menjadi 360 kapal perang.
Ini mengartikan China memiliki 60 kapal perang lebih banyak dari angkatan laut AS dan bisa mencapai 400 kapal sampai tahun 2025 mendatang.
"Pada akhirnya, kemampuan China untuk naik lebih tinggi pada tangga eskalasi yang penting karena kekuatan militernya tidak dapat dipisahkan dari strategi koersif saat damai," kata Toshi Yoshihara, dari lembaga pemikir AS, Center for Strategic and Budgetary Assessment.
"Ini adalah prestasi teknologi yang cukup untuk menyerang target bergerak di laut. Pasukan Roket China tampaknya telah berhasil melakukannya, secara progresif menunjukkan kapasitasnya untuk menahan serangan permukaan di perairan lepas pantai yang berisiko," kata Yoshihara seperti yang dikutip dari Express.co.uk.
Ditambah lagi China kini menjadi satu-satunya negara yang memiliki rudal hipersonik yang masih berfungsi.
Hal itu ditujukan saat uji coba DF-17 yang dapat terbang dengan kecepatan Mach 10, mencapai kecepatan tertinggi yakni 12.349 km per jam.(*)