Perancis Lebih Nekad Dari Amerika, Terang-terangan Nantang Perang China di LCS dengan Kapal ini
Perancis dianggap paling berani dibanding Amerika Serikat dalam menantang China dalam perang di Laut China Selatan
Perancis Lebih Nekad Dari Amerika, Berani Terang-terangan Nantang Perang China di LCS dengan Kapal ini
POS KUPANG.COM -- Perancis dianggap paling berani dibanding Amerika Serikat dalam menantang China dalam perang di Laut China Selatan
Perancis telah mengirimkan kapal perang canggih dengan tujuan masuk masuk langsung ke jantung pertahanan China
Niat Prancis untuk menantang China atas klaim Laut China Selatan sepertinya benar-benar besar.
Bagaimana tidak, setelah mengepung perairan termahal di dunia itu, kini Prancis mengirim kapalnya.
Menariknya, Prancis mengirim kapal perangnya ke Vietnam.
Ya, jika Amerika Serikat (AS) membantu Taiwan, maka Prancis memilih Vietnam sebagai sekutu.
Baca juga: MENEGANGKAN,30Anggota KKB Papua Sandera Todongkan Senjata ke Pilot & Penumpang Susi Air Selama 2Jam
Baca juga: Timor Leste Lebih Akrab Berbahasa Indonesia Ketimbang Bahasa Portugis, Padahal Dijaja Ratusan Tahun
Baca juga: Ahmad Dhani Nyesal Lepas Maia Estianty, Ternyata Sang Mantan Punya Kelebihan Tak Dimiliki Mulan
Baca juga: Pulau Di Indonesia ini Jadi Incaran Banyak Ilmuwan dari Rusia Sampai AS, Ternyata Ini Alasannya!
Baca juga: Kubu Moeldoko Marah-Marah MintahPenyidik Polda Metro Dicopot,Laporkan Andi Malarangeng Tak Diterima
Baca juga: TERUNGKAP, Dugaan Nadya Arifta Pacar Bayaran Kaesang Pangarep, Denny Darko Bongkar Tujuan
Baca juga: Rumah Tangga Melaney Ricardo Goyah Diterpa Badai Smpai Ingin Cerai, Hidup Tanpa Tyson juga Bisa!
Dilansir dari express.co.uk pada Sabtu (13/3/2021), sebuah kapal fregat Prancis berlabuh di Pelabuhan Cam Ranh di Vietnam pada hari Selasa untuk perbaikan helikopter.
Namun duta besar Prancis untuk Vietnam mengatakan kunjungan fregat itu tak hanya itu.
Tapi juga untuk menantang klaim kedaulatan China atas Laut China Selatan.
Marc Razafindranaly, atase pertahanan Prancis di Vietnam, mengatakan fregat Prairial telah meninggalkan Tahiti di Polinesia Prancis pada 1 Januari 2021.
Dan mencapai Pelabuhan Cam Ranh di Provinsi Khanh Hoa tengah selatan pada Selasa.
Prairial adalah fregat kelas Floreal, dengan jarak tempuh 93,5 meter dan memiliki kecepatan maksimum 37 kilometer per jam.
Kedutaan Besar Prancis di Hanoi menambahkan fregat yang berlabuh di Vietnam sebagai bagian dari kerangka kerja sama militer.
"Kunjungan fregat kali ini dimaksudkan untuk menyampaikan pesan dalam mendukung kebebasan navigasi di udara dan di laut, yang dimiliki bersama oleh Vietnam dan Prancis," ungkap Duta Besar Nicolas Warnery.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/latihan-militer-bersama.jpg)