Breaking News:

Berita NTT Terkini

Maksi Kebut Jalan Provinsi SMI Cairkan Pinjaman Daerah Rp 27 Miliar

Kadis PUPR Provinsi NTT, Maksi Nenabu menyambut gembira pencairan pinjaman daerah

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/KANIS JEHOLA
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Provinsi NTT, Ir. Maksi Nenabu, MT 

Menurutnya, pengerjaan Jembatan Termanu menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) senilai 20 miliar. Dikatakannya, bentangan jembatan sepanjang 170 meter itu akan dikerjakan secara bertahap. Tahap awal dikerjakan 60 meter.

Ia menegaskan bahwa Pemprov NTT telah berkomitmen untuk segera mengerjakan perbaikan jembatan yang menjadi akses utama ke wilayah Amfoang. "Khusus Jembatan Termanu kita tetap pertahankan, kita sudah komitmen dengan Badan Keuangan untuk tidak diganggu," tandasnya.

Maksi Nenabu mengatakan, pihaknya mendorong penyelesaian sisa pekerjaan tersebut agar dapat menggunakan alokasi APBN.

"Kita kerja bertahap, karena itu kita dorong APBN tahun depan untuk selesaikan karena butuh 70 miliar. DAU ini terbatas jadi kita dahulukan," ujarnya.

Menurutnya, saat ini pekerjaan tersebut sedang dalam proses pengadaan. Pihaknya baru melakukan proses tender ke Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda NTT.

"Pekerjaan jembatan belum dilelang, baru awal memasukan tender, tapi bahan sudah review di Biro Pengadaan dan Jasa. Ya, intinya kita dalam proses pengadaan," jelas Maksi Nenabu.

Tahap Pertama

Manajemen SMI mengucurkan dana pinjaman daerah dari pengajuan Pemprov NTT senilai Rp 189,7 miliar. Pencairan ditandai dengan penandatangan akta oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad di Jakarta, Jumat (5/3/2021) lalu.

Penandatanganan akta pencairan disaksikan Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Zakarias Moruk, Kepala Dinas PUPR NTT, Maksi Nenabu dan Kabid Bina Marga Dinas PUPR NTT, Adi Mboeik.

Zakarias mengatakan, untuk tahap pertama, SMI mencairkan Rp 27 miliar. Dana tersebut telah ditransfer ke kas daerah pada Rabu (3/3). "Puji Tuhan, dana tahap pertama sudah ditransfer ke masing masing penyedia atau pihak ketiga," ucap Zakarias ketika dihubungi via telepon.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved