Laut China Selatan

Mengejutkan, Militer China Diramal akan Kalahkan Amerika Serikat dalam Perang di Laut China Selatan?

Mengejutkan, Militer China Diramal akan kalahkan Amerika Serikat dalam Perang Pertama di Laut China Selatan?

Editor: Gordy Donofan
istimewa
Ilustrasi--Persaingan China & AS Bisa Sulut Perang Dunia III. Gara-Gara Taiwan Bukan Karena Laut China Selatan? 

Mengejutkan, Militer China Diramal akan kalahkan Amerika Serikat dalam Perang Pertama di Laut China Selatan?

POS-KUPANG.COM -- Profesor Ini Berani Sebut China Bakal Menang Lawan AS di Laut China Selatan Jika Perang, Kenapa?

Seorang profesor maritim memprediksi, China dipediksi memiliki keunggulan lebih atas militer AS dalam potensi konflik di Asia-Pasifik.

Lyle Goldstein, profesor riset di Institut Studi Maritim China Naval War College, mengatakan AS kemungkinan akan kalah dalam pertarungan pertama dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). 

Tiga Korban Rumah Tinggal Terbakar Api di Reo Manggarai Mengungsi Ke Rumah Keluarga

Kepala Putri 17 Tahun Dipenggal Ayahnya Demi Kehormatan,Jalan Kaki Tunjukan Kepala Anak di Jalanan

Tambah Pelanggan, PDAM Kota Kupang Tetap Jaga Kualitas Pelayanan 

 Melansir Express.co.uk, ketegangan antara Washington dan Beijing telah berulang kali terjadi seiring dilakukannya latihan angkatan laut di perairan Asia yang disengketakan selama setahun terakhir. China marah atas dukungan AS terhadap Taiwan dan kehadirannya di Laut China Selatan.

Goldstein memperingatkan, kemenangan China itu sangat masuk akal dan tidak ada jaminan kemenangan bagi AS di fase pertama.

Meskipun banyak ahli yang mengajukan variasi skenario konflik China dan AS, Goldstein menambahkan semuanya sangat menantang bagi Washington.

"Saya pikir China sekarang memiliki kekuatan yang memadai, termasuk udara, rudal, peperangan elektronik, operasi spek, angkatan laut, bawah laut dan nuklir untuk kemungkinan menang di fase pertama dan mungkin di fase berikutnya juga," papar Goldstein seperti yang dikutip Express.co.uk.

Berbicara kepada Newsweek, Goldstein mengatakan persenjataan China cukup penting sehingga membuat  negara itu unggul atas AS.

Namun dia mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan Beijing lebih unggul atas AS. Pertama, geografi yang menguntungkan. Kedua, kemauan yang lebih besar atau kepentingan inti. Ketiga, kemauan untuk menyerang lebih dulu.

Goldstein kemudian merujuk pada titik api ketegangan AS/China, termasuk Taiwan dan Laut China Selatan.

James E. Fanell, pensiunan kapten Angkatan Laut AS yang menjabat sebagai direktur Intelijen dan Operasi Informasi untuk Armada Pasifik AS, juga mengatakan kepada Newsweek bahwa China telah mengejar kekuatan militer AS.

“Selama dua dekade terakhir, RRT telah mengubah keseimbangan kekuatan militer di seluruh Indo-Pasifik. Di luar produksi Angkatan Laut AS dalam jumlah kapal perang dengan kecepatan empat banding satu, Pasukan Roket Strategis PLA telah menempatkan kapal induk AS dalam risiko dengan menerjunkan rudal balistik anti-kapal induk DF-21D dan DF-26," jelas Fanell.

Simak Update Terbaru Jadwal Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021, Tetapkan Formasi Maret, Butuh 1,3 Juta?

Tambah Pelanggan, PDAM Kota Kupang Tetap Jaga Kualitas Pelayanan 

Tambah Pelanggan, PDAM Kota Kupang Tetap Jaga Kualitas Pelayanan 

Presiden AS Joe Biden telah berjanji untuk mempertahankan kedaulatan Taiwan dan menantang agresi China di Laut China Selatan.

Pada bulan Februari, kapal perusak berpeluru kendali USS Russell berlayar dalam jarak 12 mil laut dari Kepulauan Spratly di Laut China Selatan, yang hampir semuanya diklaim oleh Beijing sebagai wilayah kedaulatannya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved