Kelimutu Ende, Taman Nasional Pertama yang Kantongi Sertifikasi CHSE
masyarakat dan semua pihak perlu mendukung dan menjaga agar TN Kelimutu tetap pada status CHSE.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Kelimutu Ende, Taman Nasional Pertama yang Kantongi Sertifikasi CHSE
POS-KUPANG.COM | ENDE -- Taman Nasional (TN) Kelimutu di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi TN di Indonesia yang pertama kantongi sertifikasi CHSE.
Sertifikasi Clean, Health, Safety & Environment Friendly (CHSE) ini diterima TN Kelimutu dari Kementerian Pariwisata di awal Januari 2021 setelah melewati audit pada Desember 2020.
"Mungkin kalau gak (tidak) satu-satunya di Indonesia, kita, pertama, yang dapat sertifikasi itu," kata Kepala Balai TN Kelimutu, Agus Sitepu saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Rabu (3/3/2021).
Terkait keberhasilan TN Kelimutu meraih sertifikasi tersebut, Agus katakan, Nusa Tenggara Timur patut berbangga, karena prestasi tersebut tersiar ke luar negeri.
Dia katakan, masyarakat dan semua pihak perlu mendukung dan menjaga agar TN Kelimutu tetap pada status CHSE.
Menurutnya, ketika pandemi Covid-19 mulai landai wisatawan mancanegara akan cenderung mencari tempat wisata yang jantongi sertifikasi CHSE.
"Jadi kita patut berbangga. Tapi dalam tata pelaksanaannya, masyarakat perlu menegur kita terkait fasilitas, pelayanan, tetapi juga punya kewajiban untuk menjaga fasilitas - fasilitas yang ada, taat protokol kesehatan dan sebagainya," kata Agus.
Agus mengatakan, sejak tahun 1992 Kelimutu ditunjuk sebagai Taman Nasional, tentu ada banyak yang dilakukan. "Kalau dulu orang hanya datang melihat Danau Kelimutu saja, pulang, tapi sekarang ada banyak pilihan bisa nikmati banyak hal," kata Agus.
Menurutnya, usia TN Kelimutu, pada 26 Februari 2021, genap berusia 29 tahun. TN ini disahkan oleh Menteri Kehutanan melalui Surat Keputusan N0.279/KPTS-II/1992 Tanggal 26 Februari 1992.
Menurutnya, TN Kelimutu sejatinya aktif beroperasi pada tahun 1994, tahun 1992 masih penunjukan. "Dalam perjalanan waktu memang ada perubahan-perubahan positif, masyarakat bisa melihat sendiri," ujarnya.
Renovasi Toilet
Agus mengatakan, kebersihan toilet di tempat wisata saat tentu perlu diperhatikan secara serius terutama karena menyangkut aspek kesehatan, kebersihan.
Toilet merupakan sarana pendukung wisata, namun memiliki peranan indikator yang sangat penting dalam kualitas suatu tempat wisata.
Saat ini toilet di areal wisata TN Kelimutu telah selesai direnovasi, selain terkesan bersih dan sehat, toilet sekarang ini juga ramah energi dan lingkungan karena banyak memanfaatkan cahaya luar dengan bagian atap yang tembus cahaya dan jendela luas yang juga memberikan pemandangan dan pertukaran udara.
• Divonis Covid-19, Keluarga Pasien di Kupang Malah Keroyok Petugas
• KPU Belu Optimis Menang di MK
• Puji Tuhan, Delapan Pasien Covid-19 di Nagekeo Dinyatakan Sembuh
Dengan kondisi ini diharapkan pengunjung Kelimutu akan lebih nyaman dalam berwisata. Selain itu pijak Balai TN Kelimutu menghimbau pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan baik toilet maupun areal wisata yang ada di sekelilingnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pemandangan-di-taman-nasional-kelimutu.jpg)