Berita NTT Terkini
Anggota Persit Kodim 1621 TTS Terima Pembekalan Keluarga Tanggap Bencana
Anggota Persit Kodim 1621 TTS menerima pembekalan keluarga tanggap bencana
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
Anggota Persit Kodim 1621 TTS menerima pembekalan keluarga tanggap bencana
POS-KUPANG.COM | SOE - Bencana merupakan kejadian alam maupun non alam yang dapat terjadi kapanpun, dimanapun, dan bisa menimpah siapa saja.
Walaupun saat ini perkembangan teknologi sudah sangat maju, namun belum ada teknologi yang bisa secara pasti memprediksi kapan, dimana dan bencana apa yang akan terjadi.
Oleh sebab itu, membekali diri dengan pengetahuan tanggap darurat menjadi salah satu langkah penting untuk meminimalisir dampak bencana, baik pada diri sendiri maupun keluarga.
• Siswa di Belu Masih Belajar Dari Rumah
Menyadari hal tersebut, Persit KCK Cabang XX Kodim 1621 TTS bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTS menggelar kegiatan sosialisasi tas siaga bencana di aula Kodim TTS, Rabu (3/3/2021).
Ketua Persit Cabang XX Dim 1621 Ny. Sovi Koerniawan dalam siaran pers yang diterima POS-KUPANG. COM, Kamis (4/3/2021) mengatakan, untuk mengantisipasi dampak bencana harus dilakukan pembekalan sampai dengan tingkat keluarga yang di sebut dengan istilah "Katana" atau Keluarga Tanggap Bencana.
• Koalisi Usul Domi Mere-Erik Rade Calon Wakil Bupati Ende
Anggota Persit perlu diberikan pegetahuan terkait Keluarga Tanggap Bencana karena Ibu-ibu Persit berada di Rumah saat kepala keluarga bekerja diluar rumah setiap harinya.
Sehingga Ibu-Ibu Persit memiliki tanggung jawab yang besar dalam penyiapan apabila terjadi Bencana. Dengan diadakannya sosialisasi ini, diharapkan Ibu-ibu anggota Persit dapat mempersiapkan diri apabila terjadi bencana.
Selain itu, pengetahuan yang didapat dalam sosialisasi juga dapat dibagikan kepada masyarakat lainnya.
"Sosialisasi ini penting bagi anggota Persit agar sigap jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Apa-apa yang harus diselamatkan, disiapkan sudah tahu. Hal ini akan menjadi bekal untuk bertahan hidup apa bila terjadi bencana dan pasca bencana," ungkapnya.
Salah satu materi yang diberikan lanjut Sovi, adalah penyiapan Tas Siaga Bencana. Tas ini adalah Tas darurat yang berisikan perlengkapan bertahan hidup selama 3 hari apabila terjadi bencana.
Selain itu tas ini juga berisi dokumen-dokumen penting seperti BPKB, Ijazah, Sertifikat, Buku Tabungan dan dokumen-dokumen penting lainnya.
"Ketika terjadi bencana, selain mengutamakan keselamatan Anggota Keluarga, tas siaga bencana menjadi penting untuk diselamatkan. Karena berisi dokumen penting dan juga bekal untuk bertahan hidup minimal tiga hari kedepan," jelasnya.
Ketua Persit juga mengucapkan terima kasih kepada BPBD Kabupaten TTS, terutama Zenon Dau yang telah memberikan Materi mengenai Katana dan Tas Siaga Bencana. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)