Ini Jadinya Saat Astronot Jatuh dari Luar Angkasa ke Bumi , Wujudnya Sudah Tak Karuan Saat Ditemukan
Terjatuh dari ketinggian beberapa meter saja sudah sangat tak diinginkan setiap orang kecuali yang punya keinginan untuk mengakhiri hidupnya
Ini Jadinya Saat Astronot Jatuh dari Luar Angkasa ke Bumi , Wujudnya Sudah Tak Karuan Saat Ditemukan
POS KUPANG.COM -- Terjatuh dari ketinggian beberapa meter saja sudah sangat tak diinginkan setiap orang kecuali yang punya keinginan untuk mengakhiri hidupnya
Bagaimana jadinya bila seseorang terjatuh dari luar angksa hingga ke bumi
Kecelakaan pesawat saja sudah terdengar sangat tragis, bagaimana jadinya jika terjatuh dari ruang angkasa.
Mungkin terdengar lebih ngeri dan menakutkan, dan kenyataannya hal itu ternyata pernah terjadi.
Menimpa seorang astronot asal Uni Soviet, Vladimir Komarov , kosmonot Soviet berbakat yang hidupnya berakhir tragis saat menjalankan misi.
Tahun 1967 memperingati 50 tahun Revolusi Rusia , Vladimir Komarov dikirim ke ruang angkasa namun nasibnya berakhir sangat mengerikan.
• Ada Gelagat Cinta Gisel dan Gading Bersemi Kembali, Denny Darko Sebut Bila Putus dengan Wijin
• Akhirnya Billy Syahputra Akui Sudah Putus dari Amanda Manopo, Mpok Alpa Ancam Adik Olga Syahputra
• 60 Ribu Raktyat Timor Leste Tewas Saat Bela Australia, Tapi Balasannya Ausi Sangat Menyakitkan
• Sengketa Pilkada Sabu Raujua Mulai Disidangkan Senin 8 Maret, MK Menerima 2 Perkara
Komarov yang telah terbang di sekitar orbit Bumi dengan pesawat Soyuz 1 , dirinya justru berjuang untuk kembali ke atmosfer.
Namun, justru berakhir jatuh ke tanah, sekarat dalam ledakan yang mengerikan.
Menurut 24h.com.vn, banyak hal ambigu dalam peristiwa jatuhnya Vladimir Komarov dari ruang angkasa.
Tetapi kematiannya menjadi bukti perlombaan Perang Dingin untuk merebut ruang angkasa.
Menurut laporan, kronologi jatuhnya Komarov terjadi ketika Kedua pesawat ruang angkasa itu akan tiba di titik pertemuan di orbit rendah Bumi.
Komarov akan memarkir peswatnya tepat di sebelah pesawat yang lain, kemudian melakukan space walk di antara kedua kapal tersebut.
Dari situ, ceritanya mulai megerikan, menurut buku "Starman" tahun 2011, pesawat ruang angkasa Soyuz I milik Komarov memiliki "203 masalah struktural" sebelum terbang.
Sebagai pilot cadangan Komanov, astronot terkenal Gagarin dikatakan telah memperdebatkan penundaan misi tersebut.