Breaking News
Kamis, 30 April 2026

Berita NTT Terkini

Dr. Pius Weraman, SKM. MKes Ahli Epidemologi: Sebulan Imun Terbentuk

Analisis Dr. Pius Weraman, SKM. MKes Ahli Epidemologi: sebulan imun terbentuk

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Dr. Pius Weraman, Ahli Epidemolog, Rabu (20/1). 

Dr. Pius Weraman, SKM. MKes Ahli Epidemologi: sebulan im

Parodi Situasi 28 Februari 2021 Hanya Pesta Kecil Bupati

un terbentuk

POS-KUPANG.COM - Pemberian vaksinasi Covid-19 tahap pertama dan kedua akan memberikan kekebalan bagi orang tersebut apabila sudah melewati masa waktu 28 hari atau satu bulan mulai terbentuk anti bodi atau sistim imun yang dapat mengedalikan virus Covid-19.

Orang yang sudah divaksin dapat terhindar penularan Covid-19. Tapi ada peluang lain, orang sudah divaksin tertular virus ini walaupun sudah divaksin karena tergantung daya tahan tubuh orang tersebut.

Nurdin Dijemput saat Tidur KPK Tangkap Gubernur Sulawesi Selatan

Tujuan vaksinasi Covid-19 adalah untuk melemahkan kuman, dan secara nasional untuk vaksin sendiri terprogram ada 8 jenis vaksin, namun ditambah dengan vaksin Covid-19 berarti sudah 9 jenis vaksin.

Kita saat ini menggunakan vaksin dari Cina yang sudah teruji potensinya 60 persen, maka dianggap cukup untuk dapat memberikan kekebalan pada tubuh manusia.

Tetapi, ada satu jenis vaksin Covid-19 yang diproduksi dalam negeri oleh mantan Menteri Kesehatan Terawan yang sudah berpotensi 90 persen untuk memperkuat kekebalan.

Proses vaksinasi yang dilakukan itu untuk terbentuknya health imunity (kekebalan massal). Untuk mencapai kekebalan massal itu maka masyarakat menjadi sasaran imunisasi. Tetapi saat ini belum terimunisasi karena mungkin saja kekurangan vaksin.

Namun bukan berarti dibiarkan begitu saja supaya orang tertular dan menjadi kekebalan secara umum untuk populasi. Melainkan harus didefinisikan bahwa semua orang wajib divaksinasi Covid-19. (cr6)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved